Ketua BEM UGM: Kritik Keras untuk Prabowo tentang Kerendahan Hati Pemimpin
Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto
Jakarta, Satuju.com - Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto menyampaikan kritik terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto melalui sebuah video yang beredar di media sosial. Dalam pernyataannya, ia menekankan pentingnya kerendahan hati pemimpin dalam menjalankan pemerintahan.
Dalam video tersebut, Tiyo menyatakan bahwa kritik yang disampaikan bukanlah bentuk kebencian personal, melainkan ditujukan pada kebijakan dan tindakan pemerintah yang dinilai perlu dievaluasi.
“Pak Prabowo, sebenarnya tidak ada yang membenci bapak. Kita hanya membenci yang bapak lakukan atau mungkin juga bapak tidak sadar apa yang sedang bapak lakukan,” ujarnya dalam video tersebut.
Ia juga menyoroti latar belakang sosial pemimpin, dengan menyebut pentingnya memahami kondisi masyarakat yang masih menghadapi kesulitan ekonomi. Menurutnya, kerendahan hati diperlukan agar pemimpin dapat lebih terbuka mendengar aspirasi rakyat.
Dalam pernyataannya, ia menyebut bahwa seorang pemimpin perlu belajar dan menyadari realitas kehidupan sebagian besar masyarakat Indonesia yang masih merasakan kesulitan, termasuk persoalan pemenuhan kebutuhan dasar.
Selain itu, Ketua BEM UGM juga mengkritik sikap pemerintahan yang dinilainya menunjukkan kesombongan dan keangkuhan. Ia mengingatkan bahwa sikap tersebut dapat membuat pemimpin kehilangan kepekaan terhadap kondisi rakyat.
“Rendah hati itu penting supaya telinga menjadi terbuka. Tapi sayangnya rezim hari ini punya kesombongan luar biasa,” ujarnya.
Ia kemudian menutup pernyataannya dengan mengutip sebuah ungkapan religius sebagai pengingat agar pemimpin tidak menjadi pribadi yang tertutup terhadap kritik dan masukan.
Video tersebut memicu beragam respons di ruang publik, mulai dari dukungan terhadap keberanian menyampaikan kritik hingga pandangan yang menilai pernyataan tersebut terlalu keras. Hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah terkait pernyataan tersebut.

