Prabowo Libatkan Polri dalam Program Ketahanan Pangan, Fokus Tingkatkan Produksi Jagung

Ilustrasi. (poto Ai)

Jakarta, Satuju.com – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan keterlibatan aktif Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam program ketahanan pangan nasional, dengan fokus pada peningkatan produksi jagung.

Instruksi tersebut tidak hanya menempatkan Polri sebagai pengawas, tetapi juga sebagai pelaksana di lapangan. Aparat kepolisian dilibatkan dalam kegiatan penanaman, pendampingan petani, hingga proses pencatatan hasil panen.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden untuk memperkuat swasembada pangan nasional. Program ini dilaksanakan secara serentak melalui jajaran kepolisian di berbagai daerah.

“Ini adalah amanah Presiden dalam rangka mendukung ketahanan pangan, khususnya komoditas jagung,” ujarnya dalam kegiatan penanaman jagung serentak.

Dalam implementasinya, Polri juga disebut melakukan berbagai upaya untuk memastikan data produksi tercatat secara akurat. Penekanan pada pencatatan panen menjadi bagian penting dalam upaya mengukur capaian produksi nasional.

Pemerintah menargetkan perluasan lahan tanam jagung secara signifikan hingga mencapai jutaan hektare dalam beberapa tahun ke depan. Selain itu, dukungan terhadap petani juga diperkuat melalui akses pembiayaan dan sarana produksi.

Namun, kebijakan ini turut memunculkan perhatian publik terkait perluasan peran aparat kepolisian ke sektor sipil. Sejumlah pihak menilai keterlibatan Polri dalam urusan pertanian perlu diatur secara proporsional agar tidak menimbulkan tumpang tindih fungsi.

Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi percepatan untuk memastikan ketahanan pangan nasional dapat tercapai dalam waktu yang lebih cepat dan terukur.