Gagas WFH untuk ASN, Prabowo Soroti Efisiensi Energi Nasional

Ilustrasi. (poto Ai)

Jakarta, Satuju.com - Pernyataan Prabowo Subianto mengenai wacana efisiensi kerja aparatur sipil negara (ASN) kembali menjadi sorotan. Dalam sebuah pernyataan terbaru, ia mengusulkan opsi bekerja dari rumah (work from home/WFH) sebagai langkah untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan mengurangi kemacetan.

Menurut Prabowo, kebijakan tersebut berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap penghematan energi nasional. Ia menilai bahwa jika sebagian ASN dan pejabat tidak perlu datang ke kantor setiap hari, maka penggunaan BBM dapat ditekan dalam jumlah besar.

“Bekerja dari rumah berarti kita menghemat BBM dalam jumlah yang sangat besar,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyoroti potensi pengurangan kemacetan di kota-kota besar. Dengan berkurangnya mobilitas harian ASN, lalu lintas diharapkan menjadi lebih lancar, sekaligus meningkatkan efisiensi waktu kerja.

Tak hanya WFH, Prabowo juga membuka kemungkinan untuk mengevaluasi jumlah hari kerja. Ia menyebut bahwa pengurangan hari kerja bisa menjadi salah satu opsi yang patut dipertimbangkan dalam rangka efisiensi nasional.
“Pengurangan hari kerja pun harus kita pertimbangkan, dan langkah-langkah penghematan lainnya,” tambahnya.

Wacana ini memunculkan beragam respons dari publik. Sebagian menilai kebijakan tersebut relevan dengan kondisi saat ini, terutama dalam upaya menekan biaya energi dan meningkatkan kualitas hidup. Namun, tidak sedikit pula yang mempertanyakan kesiapan sistem kerja pemerintahan jika kebijakan tersebut diterapkan secara luas.

Ke depan, usulan ini diperkirakan akan menjadi bahan diskusi lebih lanjut di tingkat pemerintah, terutama terkait efektivitas pelayanan publik dan kesiapan infrastruktur digital.