Menantu Jadi Otak Pembunuhan Lansia di Pekanbaru, Motif Sakit Hati dan Ekonomi
Tersangka Pembunuhan Lansia di Pekanbaru. (poto/ist)
Pekanbaru, Satuju.com - Aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang lansia, Dumaris Deniwati Boru Sitio (60), yang ditemukan tewas di kediamannya di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau. Dalam kasus ini, polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka, termasuk menantu korban berinisial AF yang diduga sebagai otak pelaku.
Kapolresta Pekanbaru, Muharman Arta, mengungkapkan bahwa motif pembunuhan dilatarbelakangi rasa sakit hati pelaku terhadap korban.
“Hasil pemeriksaan, tersangka mengaku sakit hati karena selama tinggal bersama korban sering dimaki dan dimarahi,” ujarnya dalam konferensi pers, Minggu (3/5/2026).
Selain faktor emosional, polisi juga menemukan adanya motif ekonomi dalam kasus tersebut. Para pelaku diduga ingin menguasai barang berharga milik korban.
“Motif lainnya adalah ekonomi, pelaku ingin menguasai harta korban,” tambahnya.
Polisi menjerat para tersangka dengan pasal berlapis, termasuk pembunuhan berencana serta pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Ancaman hukuman yang dikenakan berupa pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara.
Pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan para pelaku pada 30 April hingga 1 Mei 2026. Dua tersangka, yakni AF dan SL, diamankan di wilayah Aceh Tengah. Sementara dua lainnya, E alias I dan L, ditangkap di Kota Binjai.
Sebelumnya, korban ditemukan tewas oleh suaminya, Salmon Mena, pada Rabu (29/4) siang dalam kondisi bersimbah darah di dalam rumah.
Rekaman kamera pengawas (CCTV) mengungkap kronologi kejadian. Para pelaku diketahui datang menggunakan mobil berwarna hitam. Seorang wanita yang diduga AF masuk lebih dulu ke halaman rumah, diikuti seorang wanita lain dan dua pria.
Korban sempat keluar dari kamar dan membuka pintu untuk menyambut kedatangan mereka. Situasi awal terlihat normal, bahkan terjadi interaksi seperti berjabat tangan.
Namun, tak lama kemudian, salah seorang pria datang membawa kayu balok dan langsung memukul kepala korban hingga terjatuh. Peristiwa tersebut terekam jelas dalam rekaman CCTV.
Saat ini, seluruh tersangka telah diamankan dan proses penyidikan masih terus dikembangkan oleh pihak kepolisian untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.
