Belanja Pegawai Pemerintah Tembus Rp126,9 Triliun, Naik 24,4 Persen hingga April 2026

Ilustrasi. (poto/net).

Jakarta, Satuju.com - Realisasi belanja pegawai pemerintah mengalami lonjakan signifikan sepanjang Januari hingga 30 April 2026. Berdasarkan data APBN KITA edisi April 2026, total belanja pegawai tercatat mencapai Rp126,9 triliun.

Jumlah tersebut meningkat 24,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di angka Rp102 triliun.

Kenaikan realisasi belanja pegawai itu disebut dipengaruhi oleh pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN) baru yang mencapai sekitar 355 ribu orang.

“Realisasi belanja K/L tumbuh lebih tinggi. Belanja pegawai 24,4 persen,” ujar Purbaya saat konferensi pers APBN di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Selain pengangkatan ASN baru, peningkatan belanja pegawai juga dipicu penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN, TNI, Polri, pensiunan, serta penerima pensiun.

Pemerintah juga mempercepat pembayaran tunjangan pendidik bagi tenaga Non Pegawai Negeri sebagai bagian dari percepatan realisasi belanja negara.

Lonjakan belanja pegawai turut mendorong kenaikan realisasi belanja kementerian dan lembaga (K/L). Secara keseluruhan, realisasi belanja K/L selama empat bulan pertama 2026 mencapai Rp400,5 triliun atau meningkat 26,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Tidak hanya belanja pegawai, sejumlah komponen belanja negara lainnya juga mengalami peningkatan. Realisasi belanja modal tercatat naik 43,6 persen menjadi Rp52,6 triliun, sementara belanja bantuan sosial meningkat 30,2 persen menjadi Rp56,7 triliun.

Kenaikan belanja pemerintah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas nasional sepanjang tahun 2026.