Purbaya Bantah Gap Ekonomi, Sebut Dipicu “Ekonom TikTok”
Jogja Financial Festival. (poto/ist/Erizal)
Satuju.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan adanya gap antara pertumbuhan ekonomi yang disampaikan pemerintah dengan kondisi masyarakat yang dinilai masih sulit. Dalam Jogja Financial Festival, Purbaya menyebut narasi tersebut banyak dipicu oleh “ekonom TikTok” di media sosial.
Isu itu mencuat setelah pengusaha nasional Chairul Tanjung melontarkan dua pertanyaan yang ramai dibahas publik. Pertanyaan pertama terkait kesenjangan antara klaim pertumbuhan ekonomi pemerintah dan kondisi ekonomi yang dirasakan masyarakat. Pertanyaan kedua menyinggung sikap Purbaya yang dianggap terlalu optimistis dalam melihat kondisi ekonomi nasional.
Menanggapi pertanyaan pertama, Purbaya mengaku sempat melakukan investigasi untuk mencari penyebab munculnya persepsi tersebut. Namun, ia menilai narasi gap ekonomi lebih banyak dibangun di media sosial.
“Gap itu hanya dimunculkan ekonom TikTok,” kata Purbaya dalam forum tersebut.
Menurut dia, persepsi soal kesulitan ekonomi tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi nyata di lapangan. Ia menyebut akun anonim di media sosial kerap menggiring opini seolah-olah kondisi ekonomi masyarakat memburuk secara menyeluruh.
“Artinya, gap itu tidak ada, tapi karena terus-menerus disuarakan di media sosial, seolah-olah realitas itu benar adanya,” ujarnya.
Sementara terkait tudingan terlalu optimistis, Purbaya menolak penggunaan istilah over-optimis. Ia memilih menyebut langkah yang diambil pemerintah sebagai “calculative move” atau kebijakan yang sudah diperhitungkan secara matang.
“Jadi bukan sekadar optimis belaka,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Purbaya juga melontarkan candaan kepada Chairul Tanjung. Ia mengaku sudah memahami teori ekonomi dan tinggal mempraktikkannya dalam kebijakan pemerintahan.
“Kalau ia salah, maka yang salah adalah Pak CT karena dulu ia anak buah Pak CT,” ucap Purbaya yang langsung disambut tawa Chairul Tanjung dan peserta forum.
Pernyataan Purbaya terkait “ekonom TikTok” pun langsung menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.
