Hotman Paris Semprot Pigai soal Begal: “Gua Kesel Sama Lu!”
Ilustrasi Hotman Paris semprot Menteri HAM Terkait Begal. (poto AI/Andrian Saputra)
Hotman Paris melontarkan kritik keras kepada Menteri HAM Natalius Pigai terkait penembakan begal dan isu pelanggaran HAM.
Satuju.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea kembali menjadi sorotan usai melontarkan kritik tajam kepada Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai. Dalam video yang beredar di media sosial, Hotman Paris menyoroti pernyataan terkait tindakan aparat terhadap pelaku begal yang dianggap melanggar HAM.
Dalam rekaman berdurasi singkat itu, Hotman tampak duduk santai di sebuah tempat menyerupai kafe dengan suasana ramai di belakangnya. Mengenakan jas batik biru mencolok dan deretan cincin emas khasnya, ia membuka pernyataan dengan memuji anggota DPR Ahmad Sahroni.
"Sahroni, Sahroni anggota DPR mantap," ujar Hotman.
Ia kemudian menyatakan dukungan terhadap kritik Sahroni kepada Menteri HAM. "Kritikan kamu terhadap menteri HAM kita benar, ya," lanjutnya.
Hotman menilai aksi begal merupakan bentuk pelanggaran hak asasi terhadap masyarakat. Karena itu, menurutnya aparat perlu bertindak tegas dalam kondisi tertentu.
"Begal itu melanggar hak asasi," tegasnya.
Ia juga menyinggung opsi tindakan terukur bagi aparat saat menghadapi pelaku kriminal di lapangan.
"Kalau memang bisa dilumpuhkan secara biasa tanpa mati, ya lebih bagus. Tapi kalau enggak bisa, eh mau tidak mau ditembak terukur, ya," katanya.
Tak berhenti di situ, Hotman langsung menyasar Natalius Pigai. Dengan nada tinggi, ia mempertanyakan kapasitas Pigai sebagai Menteri HAM.
"Halo Pak Pigai, Menteri HAM, sudah waktunya Anda mikir lagi. Apa Anda cocok jadi menteri HAM?" ucapnya.
Hotman bahkan mengaku kesal terhadap sikap Pigai yang dinilai lebih mempermasalahkan tindakan aparat dibanding nasib korban kejahatan.
"Gua kesel sama lu! Begitu banyak pelanggaran HAM di negeri ini, satupun belum berhasil kau bela," kritik Hotman.
Ia lalu membandingkan kiprah Kementerian HAM dengan program bantuan hukum miliknya, Hotman 911.
"Saat dua ribuan korban HAM dibela oleh Hotman 911, apa yang telah kau bela?" sindirnya.
Menurut Hotman, pernyataan terkait penembakan begal perlu disampaikan secara hati-hati agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
"Orang udah begal di mana-mana, kau bilang melanggar hak asasi. Coba bayangkan kalau keluargamu dibegal, putrimu dibegal," katanya.
Meski mengaku sebagai pendukung Presiden Prabowo Subianto, Hotman menegaskan dirinya tetap akan mengkritik pandangan yang dianggap keliru.
"Saya ini pendukung berat Prabowo. Saya itu berusaha membantu Prabowo agar sukses. Tapi bukan berarti saya membantu pendapat-pendapat Anda yang konyol, ya," tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Hotman menutup kritik dengan candaan khasnya. Ia menyarankan Pigai menjadi pengacara dan bergabung dengannya.
"Halo Menteri HAM, mikir ulang untuk jadi menteri dong, oke? Jadi pengacara deh. Siapa tahu bisa jadi asisten Hotman, oke?" ujarnya sambil tersenyum.
"Nanti kemungkinan besar akan dapat Lamborghini sebagai pengacara," pungkas Hotman.
