Polsek Rupat Kawal Lahan Jagung Produktif di Bengkalis, Begini Kata Kapolres
Di Lahan seluas 0,7 hektare. (poto/ist)
Rupat (Bengkalis), Satuju.com - Program ketahanan pangan di Kabupaten Bengkalis terus diperkuat. Polsek Rupat bersama kelompok tani di Kecamatan Rupat aktif mengawal pengembangan lahan jagung produktif sebagai dukungan terhadap program swasembada pangan nasional 2026.
Kegiatan pengecekan tanaman jagung dilakukan personel Polsek Rupat di lahan Kelompok Tani Harapan Baru, Kelurahan Batu Panjang, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Lahan seluas 0,7 hektare tersebut kini memasuki fase berbuah dan diperkirakan panen pada Juni 2026 mendatang.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Rupat AKP Faisal, S.H mengatakan pendampingan itu menjadi bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional dan gerakan penanaman jagung satu juta hektare dalam Program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung masyarakat berjalan dengan baik sekaligus memberikan motivasi kepada kelompok tani agar terus memanfaatkan lahan produktif guna mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Faisal.
Dalam pengecekan tersebut, polisi bersama petani memantau kondisi tanaman jagung pipil yang tumbuh cukup baik meski menghadapi sejumlah kendala di lapangan.
AKP Faisal menjelaskan, musim kemarau menyebabkan ketersediaan air berkurang sehingga pertumbuhan tanaman tidak maksimal. Selain itu, petani juga menghadapi gangguan hama seperti monyet dan ulat yang berpotensi memengaruhi hasil panen.
Meski demikian, Polsek Rupat dan kelompok tani tetap optimistis hasil panen mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Kami berharap sinergi antara Polri dan masyarakat terus terjalin dengan baik dalam mendukung ketahanan pangan. Program ini tidak hanya membantu meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Polsek Rupat turut mengajak masyarakat memanfaatkan lahan kosong maupun lahan produktif untuk ditanami komoditas pangan, khususnya jagung, demi mendukung target swasembada pangan nasional.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberi semangat serta pendampingan kepada petani dalam memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan di Kabupaten Bengkalis.
