Curhat Emosional Marshanda di Media Sosial, Singgung Rasa Dieksploitasi dan Sulitnya Dipahami

Marshanda. (poto/net)

Jakarta, Satuju.com – Aktris sekaligus penyanyi Marshanda mengunggah curahan hati yang cukup emosional melalui akun Threads pribadinya pada Sabtu (30/5/2026). Unggahan tersebut langsung menarik perhatian warganet dan memicu beragam respons serta dukungan dari para pengikutnya.

Dalam unggahan awal, perempuan yang akrab disapa Caca itu membagikan foto selfie sambil menangis. Ia kemudian menuliskan perasaannya mengenai pengalaman menjadi sosok yang merasa dimanfaatkan dan dieksploitasi oleh lingkungan sekitar.

“Gue sempet muak jadi objek untuk dieksploitasi. Tapi trus gue inget. Gue pernah banget juga hepi dan semangat saat gue terus menerus cuma dieksploitasi,” tulis Marshanda.

Ia mengaku pernah menikmati sorotan publik dan berbagai bentuk eksposur yang diterimanya selama berkarier di dunia hiburan. Menurutnya, kondisi tersebut mungkin membuat sebagian orang tidak menyadari bahwa dirinya juga bisa merasa disalahgunakan atau dimanfaatkan.

“Mungkin karena guenya juga ya? Nunjukkin gue suka di expose saat itu. Jadi ya orang-orang berikutnya ga nyangka sama sekali gue akan bisa merasa disalahgunakan gitu,” lanjutnya.

Tak hanya melalui tulisan, Marshanda juga mengunggah sebuah video yang membahas dunia akting dan dampaknya terhadap kehidupan pribadi seorang aktor. Dalam video tersebut, ia menyoroti risiko yang dihadapi para pemeran yang kerap memainkan karakter emosional, khususnya adegan menangis.

Menurut Marshanda, terlalu sering memerankan tokoh yang sedih dapat membuat orang lain kesulitan membedakan antara emosi yang ditampilkan saat berakting dan perasaan yang benar-benar dialami dalam kehidupan nyata.

“Kayaknya itu resiko yang wajar ya? Tapi seram sih buat kalian yang mau jadi aktris atau punya cita-cita mau akting, terus misalnya lu banyak dapat tawaran peran yang mesti banyak nangis,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa situasi yang paling mengkhawatirkan adalah ketika seseorang benar-benar membutuhkan pertolongan, namun orang di sekitarnya menganggap ekspresi kesedihan tersebut hanya bagian dari akting.

“Yang seram adalah ketika in real life lu lagi nangis beneran, you need help, you’re crying for help, dan orang-orang di dekat lu ngira lu lagi akting,” katanya.

Unggahan tersebut segera dibanjiri komentar dari warganet yang menyampaikan empati dan dukungan. Banyak yang berharap Marshanda tetap kuat serta dikelilingi orang-orang yang mampu memahami kondisinya di luar profesinya sebagai seorang publik figur.

Salah satu akun menulis, “Ketika palsu dianggap asli dan yang asli dianggap palsu. Pahitnya hidup jadi artis. Saat mereka berakting bagus maka orang akan berkata, ‘wah bagus banget aktingnya, kayaknya memang pengalaman pribadi’.”

Komentar lain juga menunjukkan kepedulian terhadap kondisi Marshanda. “So sad… how do u heal urself kak?” tulis seorang pengguna.

Sementara akun lainnya menuliskan, “Aku memang bukan aktris, tapi mungkin bisa sedikit mengerti apa yang kamu rasakan. Tetap semangat kak, semoga mendapatkan ketenangan yang dibutuhkan.”

Curahan hati Marshanda tersebut kembali membuka diskusi mengenai tekanan psikologis yang kerap dihadapi para pekerja seni, terutama mereka yang harus menampilkan emosi secara intens di hadapan publik namun tetap berjuang menghadapi persoalan pribadi di balik layar.


BERITA TERKAIT