Komunitas Brand Lokal Indonesia Perkuat Kolaborasi Lewat Forum Networking di Jakarta

Ngopi Ngopi Bareng Brand Volume 1 yang digelar Indonesia Brand Circle (IBC) di Just Eat Warkop Modern, Plaza Festival, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026).(poto/ist/Ysf)

JAKARTA, Satuju.com - Komunitas Brand Lokal Indonesia terus mendorong kolaborasi antar pelaku usaha melalui forum networking yang mempertemukan pemilik brand, profesional pemasaran, UMKM, hingga pegiat industri kreatif dalam satu ruang diskusi yang lebih terbuka dan personal.

Inisiatif tersebut terlihat dalam kegiatan perdana bertajuk Ngopi Ngopi Bareng Brand Volume 1 yang digelar Indonesia Brand Circle (IBC) di Just Eat Warkop Modern, Plaza Festival, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026).

Acara yang dikemas melalui konsep ngopi santai dan networking itu dihadiri sekitar 40 perwakilan brand dari berbagai sektor, mulai dari kecantikan, fesyen, kuliner, teknologi, media, hingga digital marketing.

Indonesia Brand Circle merupakan komunitas yang digagas oleh Perdana Bintang, Devrin Cahyanto Pratama, dan Aji Amdani. Komunitas ini lahir dari kebutuhan akan ruang yang mampu mempertemukan berbagai brand lokal untuk saling berbagi pengalaman, wawasan, serta membuka peluang kerja sama.

"Kami melihat banyak brand sebenarnya memiliki potensi untuk berkembang lebih cepat jika saling terkoneksi. Dari situ lahirlah Indonesia Brand Circle sebagai ruang untuk berbagi insight, membangun relasi, dan menciptakan kolaborasi yang nyata," ujar Perdana Bintang.

Berbeda dengan forum bisnis konvensional yang identik dengan seminar dan presentasi formal, Indonesia Brand Circle memilih pendekatan yang lebih cair melalui diskusi terbuka dan interaksi langsung antar peserta.

Meski komunitas tersebut telah menghimpun ratusan brand dari berbagai daerah di Indonesia, jumlah peserta pada kegiatan perdana sengaja dibatasi untuk menjaga kualitas interaksi.

"Kami tidak mengejar jumlah peserta yang besar dalam satu ruangan. Yang kami bangun adalah kualitas hubungan dan peluang kolaborasi yang lahir setelah acara selesai," ujar Devrin Cahyanto Pratama.

Sepanjang acara, peserta memanfaatkan momentum tersebut untuk memperluas jaringan profesional, memperkenalkan produk dan layanan, serta menjajaki potensi kolaborasi lintas industri.

Tania dari Beautynesia menilai konsep yang diusung Indonesia Brand Circle memberikan suasana berbeda dibanding kegiatan networking pada umumnya.

"Biasanya networking dilakukan dalam acara yang formal. Di sini suasananya jauh lebih santai sehingga diskusi yang terjadi terasa lebih natural dan membuka banyak perspektif baru," ujarnya.

Pendapat serupa disampaikan Syifa dari Alfagift yang menilai forum tersebut mampu mempertemukan pelaku usaha dari berbagai latar belakang dalam lingkungan yang lebih terbuka dan kolaboratif.

Melihat antusiasme peserta, Indonesia Brand Circle memastikan program serupa akan terus berlanjut. Komunitas tersebut telah menyiapkan sejumlah agenda berikutnya, termasuk *Ngopi Ngopi Bareng Brand Volume 2*, gathering, outing komunitas, hingga forum kolaborasi bisnis yang melibatkan lebih banyak brand.

Ke depan, Indonesia Brand Circle menargetkan diri menjadi ekosistem yang mempertemukan pemilik brand, marketer, kreator, dan pelaku usaha dalam satu wadah untuk mendorong lahirnya kolaborasi baru sekaligus memperkuat daya saing brand lokal Indonesia.


BERITA TERKAIT