Sajak Harum Debut di Scent of Indonesia Vol. 7, Hadirkan Wewangian yang Menyimpan Cerita dan Emosi

Lailani Fitrah Ramadhani. (poto/ist)

Jakarta, Satuju.com - Industri parfum lokal kembali diramaikan dengan hadirnya merek baru yang menawarkan konsep berbeda dan sarat makna. Sajak Harum resmi meluncurkan koleksi perdananya dalam ajang Scent of Indonesia Vol. 7 2026 yang digelar di Tunjungan Plaza, Surabaya, Jumat (12/6/2026).

Peluncuran tersebut menjadi langkah awal bagi Sajak Harum untuk memperkenalkan identitas merek sekaligus menghadirkan pengalaman baru bagi para pencinta wewangian di Tanah Air. Kehadiran brand lokal ini langsung mencuri perhatian pengunjung yang memadati area pameran sejak hari pertama penyelenggaraan.

Sajak Harum merupakan buah karya dari kecintaan mendalam terhadap dunia parfum yang dimiliki oleh Putri Indonesia DKI Jakarta 6 Tahun 2025, Lailani Fitrah Ramadhani.

Kepada awak media, Selasa (16/6/2026), Lailani mengungkapkan bahwa kecintaannya mengoleksi berbagai jenis parfum dan mengeksplorasi karakter aroma dari beragam wewangian menjadi inspirasi lahirnya sebuah merek yang mengedepankan pengalaman emosional melalui setiap tetes parfum.

Menurutnya, parfum memiliki kekuatan unik yang mampu membangkitkan kenangan, menghadirkan suasana tertentu, dan menjadi bagian dari perjalanan hidup seseorang.

“Sejak lama saya sangat menyukai parfum dan selalu tertarik mempelajari karakter aroma dari berbagai koleksi yang saya miliki. Dari kecintaan tersebut, saya ingin menghadirkan sebuah brand yang bukan hanya menawarkan keharuman, tetapi juga mampu menemani perjalanan dan cerita setiap individu,” ujar Lailani.

Mengusung filosofi bahwa setiap aroma menyimpan cerita, Sajak Harum menghadirkan koleksi parfum dengan identitas kuat dan karakter yang berbeda. Setiap produknya dirancang bukan sekadar sebagai pelengkap penampilan, melainkan sebagai media ekspresi diri yang mampu merepresentasikan perasaan dan kepribadian penggunanya.

Pada debut perdananya, Sajak Harum memperkenalkan tiga koleksi utama, yakni Amerta, Niskala, dan Kelana.

Amerta hadir dengan perpaduan nuansa fruity dan musky yang menciptakan kesan elegan, hangat, dan mewah. Sementara Niskala menawarkan karakter yang lebih misterius dan meninggalkan kesan mendalam bagi siapa pun yang menciumnya.

Adapun Kelana dirancang untuk merepresentasikan semangat eksplorasi, kebebasan, dan jiwa petualang yang selalu ingin menemukan pengalaman baru.

Sepanjang hari pertama peluncuran, antusiasme pengunjung terlihat begitu tinggi. Banyak pengunjung meluangkan waktu untuk mengenal filosofi brand, mencoba setiap koleksi aroma, hingga berdiskusi mengenai karakter wewangian yang ditawarkan.

Berbagai tanggapan positif pun mengalir kepada Sajak Harum. Pengunjung memberikan apresiasi terhadap konsep yang diusung, kualitas aroma yang dihadirkan, hingga identitas kuat yang melekat pada setiap koleksi parfum tersebut.

Di antara ketiga varian yang diperkenalkan, Amerta menjadi salah satu aroma yang paling banyak menarik perhatian pengunjung. Kombinasi karakter fruity dan musky membuat parfum ini mudah diterima oleh berbagai kalangan sekaligus memberikan kesan elegan dan nyaman digunakan dalam berbagai suasana.

Lailani mengaku bersyukur atas sambutan hangat yang diberikan masyarakat terhadap kehadiran Sajak Harum. Menurutnya, respons positif tersebut menjadi energi dan motivasi besar untuk terus menghadirkan karya terbaik bagi industri parfum lokal.

“Kami sangat bersyukur melihat respons yang luar biasa dari para pengunjung. Harapan kami, Sajak Harum dapat terus berkembang, menghadirkan koleksi yang relevan dan berkualitas, serta menjadi bagian dari cerita berharga yang dimiliki banyak orang,” tuturnya.

Melalui peluncuran perdana ini, Sajak Harum menandai awal perjalanan sebagai brand parfum lokal yang mengedepankan cerita, karakter, dan pengalaman emosional dalam setiap aroma yang diciptakannya.

Dengan fondasi yang kuat, konsep yang unik, serta sambutan positif dari masyarakat, Sajak Harum optimistis dapat berkembang menjadi salah satu nama yang diperhitungkan dalam industri wewangian nasional dan turut mengharumkan industri parfum lokal Indonesia.


BERITA TERKAIT