Veda Ega Bikin KTM Kewalahan, Finish Lima Besar di Moto3 Ceko 2026
Veda Ega Pratama.(poto/net)
Jakarta, Satuju.com - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menunjukkan performa menjanjikan pada balapan Moto3 Ceko 2026 di Sirkuit Brno. Meski menjadi satu-satunya pembalap Honda yang bertarung di barisan depan melawan dominasi motor KTM, Veda mampu tampil kompetitif hingga lap terakhir dan mengamankan posisi lima besar.
Sejak awal balapan, rider Honda Team Asia itu terlibat dalam persaingan sengit bersama lima pembalap KTM, yakni Hakim Danish, Maximo Quiles, Brian Uriarte, David Almansa, dan Alvaro Carpe. Veda berhasil menjaga ritme balapnya dan terus menempel rombongan terdepan hingga garis finis.
Penampilan konsisten tersebut membuat Veda hanya terpaut 0,900 detik dari pemenang balapan, Hakim Danish. Ia juga ikut meramaikan perebutan podium sampai lap penutup sebelum akhirnya menyelesaikan lomba di posisi kelima.
Hasil itu semakin terasa istimewa karena Veda mampu mengungguli pembalap Red Bull KTM Ajo, Alvaro Carpe. Pembalap Indonesia tersebut finis lebih cepat hanya dengan selisih tipis 0,006 detik dari rivalnya asal Spanyol itu.
Di kubu KTM, hasil balapan dinilai belum sepenuhnya memuaskan. Meski Brian Uriarte berhasil mengamankan podium kedua, manajer tim Red Bull KTM Ajo, Niklas Ajo, menilai timnya masih memiliki peluang meraih hasil yang lebih baik.
"Ini merupakan akhir pekan yang positif. Kedua pembalap kami bertarung untuk kemenangan hingga lap terakhir. Namun dari sisi hasil, kami merasa masih bisa mendapatkan pencapaian yang lebih baik," ujar Niklas dalam pernyataan resmi tim.
Ia menilai Alvaro Carpe kurang beruntung setelah kehilangan posisi pada fase akhir balapan, termasuk saat harus menyerah dari Veda dalam duel menuju garis finis.
"Alvaro sedikit kurang beruntung hari ini, sementara Brian kembali menunjukkan performa luar biasa di lintasan yang baru baginya. Kami terus berkembang dari balapan ke balapan dan optimistis menghadapi seri-seri berikutnya," tambahnya.
Sementara itu, Carpe mengakui kesalahan kecil yang dilakukannya menjelang akhir lomba menjadi faktor yang membuatnya gagal mempertahankan posisi. Hasil tersebut sekaligus menghentikan tren podium yang berhasil diraihnya dalam tiga seri sebelumnya.
"Mungkin ini bukan hasil yang kami harapkan, tetapi secara keseluruhan akhir pekan berjalan positif. Saya melakukan kesalahan kecil di akhir balapan dan itu sangat berpengaruh. Meski begitu, saya merasa nyaman sepanjang balapan dan akan menjadikan hasil ini sebagai pelajaran untuk seri berikutnya," kata Carpe.
Bagi Veda Ega Pratama, finis di posisi kelima pada salah satu balapan paling kompetitif musim ini menjadi sinyal positif perkembangan performanya. Keberhasilannya bertarung melawan dominasi KTM sekaligus mempertegas potensinya sebagai salah satu talenta muda yang patut diperhitungkan di ajang Moto3 dunia.
