Peluang Kerja Indonesia di Eropa Meningkat, Prabowo Sebut Permintaan Capai Jutaan Pekerja
Foto Ai hanya ilustrasi, PRABOWO SUBIANTO.(poto/ist/Lhynaa Marlynaa)
Satuju.com - Peluang kerja Indonesia di Eropa semakin terbuka seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di sektor jasa dan perhotelan. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan sejumlah negara Eropa membutuhkan pekerja asal Indonesia untuk mengisi kekurangan tenaga kerja di sektor pelayanan.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menceritakan hasil pembicaraannya dengan sejumlah kepala pemerintahan dari negara-negara Eropa. Menurutnya, permintaan tenaga kerja yang disampaikan mencapai jutaan orang setiap tahun.
"Kita diminta. Jutaan tenaga kita diminta. Di Eropa minta pekerja hotel, kafe, restoran. Dia minta satu juta tiap tahun. Kepala-kepala negara, pemerintah dari Eropa nanya ke saya, 'Can you send...?' Hotel-hotel dia sekarang enggak ada yang kerja. Restoran-restoran kewalahan," ungkapnya.
Prabowo menjelaskan, minimnya minat masyarakat lokal untuk bekerja di sektor pelayanan menjadi salah satu penyebab tingginya kebutuhan tenaga kerja di kawasan tersebut. Kondisi itu membuka peluang bagi pekerja Indonesia yang dinilai memiliki kemampuan pelayanan yang baik.
"Rakyat mereka enggak mau kerja sebagai pelayan. Dan mereka terkesan, katanya orang Indonesia ramah-ramah," tambah Prabowo.
Karakter pekerja Indonesia yang dikenal ramah, disiplin, dan memiliki etos kerja dinilai menjadi nilai tambah di mata pemberi kerja internasional. Sektor hospitality pun menjadi salah satu bidang yang berpotensi menyerap lebih banyak tenaga kerja Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
Meningkatnya permintaan tersebut juga dinilai dapat menjadi peluang untuk menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan devisa negara melalui penempatan pekerja migran Indonesia di sektor formal.
Meski demikian, pemerintah perlu memastikan kesiapan calon pekerja melalui peningkatan kompetensi, penguasaan bahasa asing, serta sertifikasi sesuai standar internasional. Selain itu, perlindungan hukum dan pengawasan terhadap proses penempatan juga menjadi aspek penting agar hak-hak pekerja tetap terjamin dan terhindar dari praktik eksploitasi.
Dengan pengelolaan yang tepat, peluang kerja di pasar Eropa diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan tenaga kerja global, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan pekerja Indonesia melalui penempatan pada sektor formal yang memiliki daya saing tinggi.
