Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Alumni MagangHub 2025 Batch 3, Tingkatkan Daya Saing di Dunia Kerja

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah

Jakarta, Satuju.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka kesempatan bagi alumni Program Pemagangan Nasional (MagangHub) 2025 Batch 3 untuk memperoleh sertifikasi kompetensi secara gratis. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia melalui pengakuan kompetensi yang diakui secara nasional.

Sertifikasi tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan ditujukan sebagai bentuk pengakuan resmi atas kompetensi yang dimiliki para lulusan program pemagangan.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengajak seluruh alumni MagangHub memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai langkah strategis untuk meningkatkan peluang karier di dunia kerja.

"Pendaftaran sertifikasi kompetensi secara gratis sudah dibuka. Saatnya alumni pemagangan membuktikan kemampuan dan menambah nilai sebagai bekal karier ke depan," ujar Darmawansyah dalam keterangan tertulis yang diterima dari Biro Humas Kemnaker, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, sertifikasi kompetensi bukan sekadar dokumen pendukung saat melamar pekerjaan, tetapi juga menjadi bukti bahwa seseorang telah memenuhi standar kompetensi sesuai bidang keahliannya.

Melalui sertifikasi tersebut, peserta akan memperoleh pengakuan kompetensi secara nasional, meningkatkan daya saing di pasar kerja, memperkuat portofolio profesional, melengkapi pengalaman magang, serta membuktikan kemampuan melalui proses uji kompetensi yang objektif.

"Manfaat lain dengan mengantongi sertifikasi kompetensi yakni dapat mendorong pengembangan karier, meningkatkan kepercayaan perusahaan, serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia," kata Darmawansyah.

Pada pelaksanaan tahun ini, Kemnaker menyediakan 15 skema sertifikasi kompetensi yang dapat dipilih sesuai bidang keahlian peserta. Bidang tersebut meliputi Pengelolaan Administrasi Perkantoran, Asisten Pengembang Web (Assistant Web Developer), Penyusunan Laporan Keuangan Entitas Tunggal, Penyusunan Laporan Keuangan untuk Pemula, Supervisor Sumber Daya Manusia, serta Analis Data (Data Analyst).

Selain itu tersedia pula skema Digital Filing, Junior Secretary, Operator Komputer (Computer Operator), Produksi Karya Audio Visual, Petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Layanan Front Office, Desain Grafis, Pelayanan Pelanggan, hingga Digital Marketing.

Darmawansyah menjelaskan, pendaftaran program sertifikasi dilakukan secara daring mulai 29 Juni hingga 10 Juli 2026. Sementara pelaksanaan asesmen kompetensi secara tatap muka dijadwalkan berlangsung pada 13 Juli hingga 13 Agustus 2026.

Peserta diberikan keleluasaan memilih Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang lokasinya paling dekat dengan domisili masing-masing untuk mengikuti proses asesmen.

Setelah seluruh tahapan uji kompetensi selesai, peserta akan memperoleh hasil penilaian dengan status Kompeten atau Belum Kompeten sesuai hasil asesmen dari asesor.

Pendaftaran dilakukan melalui laman resmi maganghub.kemnaker.go.id, sedangkan proses pengajuan sertifikasi diawali dengan login menggunakan akun Kemnaker melalui portal account.kemnaker.go.id. Peserta kemudian memilih skema sertifikasi yang diinginkan, melengkapi data serta dokumen persyaratan, sebelum menunggu proses verifikasi dari Kemnaker.

Melalui program ini, Kemnaker berharap lulusan MagangHub tidak hanya memiliki pengalaman praktik kerja di industri, tetapi juga memperoleh sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional sehingga semakin siap memasuki pasar kerja yang kompetitif maupun mengembangkan karier profesional di masa depan.