Pemprov Riau Matangkan Program BSPS 2026, Sebanyak 4.836 Rumah Bakal Direhabilitasi

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto

Pekanbaru, Satuju.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mulai mematangkan pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2026 yang digulirkan pemerintah pusat. Melalui program tersebut, sebanyak 4.836 rumah di Provinsi Riau akan memperoleh bantuan rehabilitasi, meningkat drastis dibandingkan tahun sebelumnya.

Persiapan pelaksanaan program dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) BSPS yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Ruang Rapat Kenanga, Kantor Gubernur Riau, Senin (6/7/2026).

Usai memimpin rapat, SF Hariyanto mengatakan pemerintah daerah saat ini tengah melakukan evaluasi dan pematangan berbagai aspek pelaksanaan agar program tersebut dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat.

Menurutnya, Program BSPS merupakan salah satu program strategis pemerintah yang membutuhkan dukungan serta sinergi dari seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun pihak lainnya.

"Ini merupakan program pemerintah yang membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Jadi memang memerlukan kerja sama dan sinergi," ujar SF Hariyanto.

Ia menjelaskan, bantuan rehabilitasi rumah akan dilaksanakan secara merata di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Pemerintah Provinsi Riau juga menyiapkan dukungan tambahan agar manfaat program tidak hanya berhenti pada perbaikan rumah, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat penerima.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemprov Riau akan menggandeng sejumlah mitra untuk melengkapi bantuan yang diberikan pemerintah pusat. Selain memperoleh rumah yang telah direhabilitasi, masyarakat juga akan mendapatkan dukungan penyambungan listrik serta bantuan modal usaha.

"Memang bantuan rumahnya dari pemerintah pusat. Dan kita akan lengkapi dengan bantuan listrik dari PLN, bantuan modal usaha dari BRI dan BRK," jelasnya.

SF Hariyanto menilai kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan dampak yang lebih luas, yakni tidak hanya menghadirkan hunian yang layak, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat penerima bantuan.

Dalam kesempatan itu, SF Hariyanto turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, atas perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan perumahan masyarakat di Provinsi Riau.

Menurutnya, alokasi bantuan BSPS untuk Riau pada tahun 2026 mengalami lonjakan yang sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2025 jumlah rumah yang mendapatkan bantuan hanya sebanyak 433 unit, maka pada 2026 meningkat menjadi 4.836 unit, atau naik sekitar 1.000 persen.

"Kita menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat. Tahun kemarin ada bantuan sebanyak 433 rumah, dan tahun ini mengalami peningkatan mencapai 1.000 persen dengan jumlah 4.836 rumah. Kita ucapkan terima kasih kepada Presiden karena sudah membantu Riau," katanya.

Peningkatan alokasi bantuan tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di berbagai daerah di Riau. Dengan dukungan pemerintah pusat yang diperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah, perbankan, dan PLN, Program BSPS 2026 diharapkan tidak hanya menghadirkan hunian yang lebih layak, tetapi juga meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui akses listrik dan penguatan ekonomi keluarga.