Penyuluh Agama Kemenag Kampar Ingatkan Ulama Jaga Marwah Dakwah, Jangan Jadi Alat Kepentingan Politik

Foto Ai hanya ilustrasi, Penyuluh Agama Kemenag Kampar Abu Nazar mengajak ulama menjaga marwah dakwah sebagai pemersatu umat dan tidak dijadikan alat kepentingan politik.(poto/ist)

TAPUNG HILIR, Satuju.com - Penyuluh Agama Kemenag Kampar mengingatkan para ulama dan ustaz agar tetap menjaga marwah dakwah sebagai sarana membimbing umat, memperkuat persatuan, serta tidak menjadikan mimbar sebagai alat memperjuangkan kepentingan politik tertentu.

Ajakan tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Kampar yang bertugas di KUA Tapung Hilir, Abu Nazar, S.H.I. Menurutnya, dakwah memiliki peran strategis dalam menghadirkan kesejukan dan mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.

"Mimbar dakwah harus tetap menjadi tempat menyampaikan nilai-nilai Islam yang menyejukkan, bukan dijadikan sarana memperjuangkan kepentingan kelompok politik tertentu," kata Abu Nazar.

Ia menegaskan, ulama sebagai pewaris para nabi memikul tanggung jawab besar dalam membimbing umat secara adil tanpa memihak kepentingan golongan tertentu.

"Ulama adalah pewaris para nabi. Karena itu, dakwah harus disampaikan dengan hikmah, adil, dan mengutamakan kepentingan umat di atas kepentingan golongan," ujar Abu Nazar.

Menurutnya, sikap independen menjadi modal penting agar kepercayaan masyarakat terhadap ulama tetap terjaga. Dengan demikian, dakwah akan mampu menjadi perekat persaudaraan sekaligus memperkuat persatuan bangsa di tengah berbagai perbedaan.

Abu Nazar berharap para ulama dan ustaz terus menjadi teladan dalam menjaga ukhuwah Islamiyah serta menghadirkan dakwah yang membawa kedamaian, keberkahan, dan kemaslahatan bagi seluruh umat.