Pemkab Bengkalis Perkuat Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi untuk Nelayan

Pemkab Bengkalis Perkuat Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi untuk Nelayan

Bengkalis, Satuju.com – Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus memperkuat komitmennya dalam menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi nelayan melalui kolaborasi lintas sektor. Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi solar dan pertalite berjalan tertib, tepat sasaran, serta mampu mendukung keberlanjutan aktivitas perikanan tangkap di daerah tersebut.

Komitmen tersebut mengemuka saat Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis, Muhammad Azmir, didampingi Kepala Bidang Perikanan Tangkap Sofyan menerima audiensi Manajer PT Restu Ibu Jaya Bersama, Muhammad Badriah, Pengawas SPBU Muammar Khadafy, serta tiga staf lapangan di Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis, Rabu (8/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas penguatan koordinasi dalam penyaluran BBM bersubsidi, khususnya solar dan pertalite, bagi nelayan di Kecamatan Rupat. Selain itu, audiensi juga menjadi sarana menyamakan persepsi antara pemerintah daerah dan pengelola SPBU Kompak di Kelurahan Tanjung Kapal serta Desa Teluk Lecah agar proses distribusi BBM berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Kami ingin memastikan BBM bersubsidi benar-benar diterima oleh nelayan yang berhak sesuai ketentuan. Karena itu, koordinasi dengan pengelola SPBU terus diperkuat agar proses penyaluran berjalan tertib, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan nelayan, khususnya di Kecamatan Rupat,” ujar Muhammad Azmir.

Menurut Azmir, penguatan koordinasi tidak hanya dilakukan di Kecamatan Rupat, tetapi juga akan diperluas secara bertahap ke wilayah lainnya di Kabupaten Bengkalis. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan tata kelola distribusi BBM bersubsidi yang lebih efektif, merata, dan memberikan kepastian pelayanan bagi seluruh nelayan.

Selain membahas mekanisme penyaluran, pertemuan juga menyoroti upaya mengatasi antrean pembelian BBM yang masih terjadi pada waktu-waktu tertentu. Ketersediaan bahan bakar dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas nelayan, sehingga distribusi yang lancar dan tertib sangat diperlukan agar aktivitas penangkapan ikan tidak terganggu.

Dalam kesempatan tersebut, Azmir kembali menegaskan bahwa setiap nelayan yang ingin membeli BBM bersubsidi di SPBU wajib membawa dan menunjukkan surat rekomendasi yang diterbitkan Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis melalui aplikasi X-Star. Ketentuan ini menjadi bagian dari sistem pengawasan untuk memastikan subsidi energi benar-benar disalurkan kepada nelayan yang memenuhi persyaratan dan berhak menerima manfaatnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pengelola SPBU, Pemkab Bengkalis berharap distribusi BBM bersubsidi dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu mendukung peningkatan kesejahteraan nelayan serta keberlanjutan sektor perikanan tangkap di daerah.