Guido Pini Kecewa Gagal Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Jerman 2026 Usai Alami Kecelakaan
Pembalap Leopard Racing, Guido Pini
Jakarta, Satuju.com - Pembalap Leopard Racing, Guido Pini, mengaku kecewa setelah gagal mengamankan tiket langsung ke kualifikasi kedua (Q2) Moto3 Jerman 2026 yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring, Jumat (10/7/2026).
Rider asal Italia tersebut sebenarnya memulai akhir pekan balapan dengan cukup menjanjikan. Pada sesi Free Practice 1 (FP1), Pini berhasil menempati posisi ketiga setelah mencatatkan waktu terbaik 1 menit 26,209 detik, hanya terpaut 0,213 detik dari Alvaro Carpe yang menjadi pembalap tercepat.
Namun performa positif itu tidak berlanjut pada sesi practice yang menjadi penentu tiket otomatis ke Q2. Pini justru mengalami penurunan performa dan hanya mampu finis di posisi ke-21 dengan catatan waktu terbaik 1 menit 26,754 detik.
Hasil tersebut membuat anak didik Emilio Alzamora itu harus memulai perjuangannya dari Q1 untuk memperebutkan tempat di sesi kualifikasi utama.
Situasi semakin sulit karena catatan waktunya terpaut cukup jauh dari pemuncak sesi practice, Veda Ega Pratama. Pembalap Honda Team Asia asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu tampil impresif dengan membukukan waktu tercepat 1 menit 25,848 detik.
Kegagalan Pini menembus 14 besar juga dipengaruhi insiden kecelakaan yang dialaminya di Tikungan 7. Saat melaju di tikungan tersebut, motornya kehilangan kecepatan secara tiba-tiba hingga menyebabkan Adrian Cruces dari CIP Green Power tidak sempat menghindar.
Benturan pun tak terelakkan dan membuat kedua pembalap terjatuh serta terseret ke area gravel. Insiden itu mengakhiri peluang Pini untuk memperbaiki catatan waktunya pada sesi practice.
Pini menilai hasil yang diraihnya tidak mencerminkan potensi sebenarnya setelah menunjukkan performa kompetitif pada sesi FP1.
"Kami sebenarnya bisa mengakhiri hari ini dengan hasil yang lebih baik. Perasaan kami sangat positif pagi tadi, seperti yang terlihat dari keberhasilan kami menempati posisi ketiga di FP1," ujar Pini dikutip dari laman resmi Leopard Racing.
Pembalap berusia muda tersebut mengakui kesalahan yang terjadi di Tikungan 7 menjadi titik balik yang membuat harinya berjalan kurang maksimal.
"Namun insiden kecelakaan saat sesi latihan membuat saya tidak bisa melanjutkan sesi tersebut maupun berjuang memperebutkan tempat di Q2. Saya melakukan kesalahan di Tikungan 7 dan tidak bisa kembali ke lintasan," katanya.
Meski demikian, Pini tetap optimistis bisa bangkit pada hari berikutnya dan memperbaiki posisinya melalui sesi Q1.
"Saya yakin kami bisa membalikkan keadaan besok," ujar rekan setim Adrian Fernandez tersebut penuh keyakinan.
