Yans Additya Rilis "Cintaku Sederhana", Lagu Pop Romantis tentang Makna Cinta yang Tulus
Yans Additya (poto/ist/Ysf)
JAKARTA, Satuju.com - 13 Juli 2026 – Lagu Cintaku Sederhana Yans resmi diperkenalkan kepada publik sebagai single terbaru dari solois Yans Additya. Karya bergenre pop-pop ballad ini mengangkat kisah tentang ketulusan cinta yang hadir tanpa harus dibalut kemewahan maupun ekspektasi berlebihan.
Melalui artwork resmi yang telah dirilis, Yans Additya memberikan gambaran bahwa "Cintaku Sederhana" menghadirkan nuansa pop romantis yang emosional, matang, dan sarat penghayatan. Lagu ini menjadi refleksi tentang makna cinta yang tumbuh dari kehadiran, saling memahami, dan menerima pasangan apa adanya.
Yans mengatakan, inspirasi lagu tersebut lahir dari fenomena banyak orang yang memandang cinta harus selalu terlihat besar dan mewah.
"Banyak orang terjebak dalam ekspektasi bahwa cinta itu harus megah. Melalui 'Cintaku Sederhana', saya ingin mengajak pendengar kembali ke esensi dasar cinta, bahwa hal-hal paling sederhana sering kali menjadi yang paling membekas di hati," ujar Yans Additya mengenai inspirasi di balik lagu barunya.
Single "Cintaku Sederhana" akan tersedia di berbagai platform streaming musik digital, mulai dari Spotify, Apple Music, YouTube Music, Deezer, hingga layanan musik digital lainnya sehingga dapat dinikmati oleh pendengar di berbagai daerah.
Dengan karakter vokal yang hangat serta aransemen musik yang lembut, lagu ini diharapkan mampu menjadi teman bagi pendengar yang tengah menjalani maupun mengenang perjalanan cinta yang tulus.
Selama ini, Yans Additya dikenal konsisten menghadirkan karya yang dekat dengan pengalaman sehari-hari. Melalui setiap lirik dan komposisi musiknya, ia terus mengeksplorasi emosi yang sederhana namun memiliki makna mendalam.
Kehadiran "Cintaku Sederhana" sekaligus menjadi penegasan komitmen Yans Additya untuk terus menghadirkan lagu-lagu pop yang relevan dengan kehidupan pendengarnya, sekaligus menawarkan pesan bahwa cinta sejati tidak selalu diukur dari kemewahan, melainkan dari ketulusan yang mampu bertahan dalam berbagai keadaan.
