LAMR Bengkalis Gelar Gotong Royong Bersama Sambut Sepekan Kenduri Adat Hari Jadi ke-514
LAMR Bengkalis Gelar Gotong Royong Bersama Sambut Sepekan Kenduri Adat Hari Jadi ke-514
Bengkalis, Satuju.com - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis menggelar kegiatan gotong royong bersama di Gedung LAMR, Rabu (22/7/2026), sebagai persiapan pelaksanaan Sepekan Kenduri Adat dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bengkalis ke-514 Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi simbol semangat kebersamaan lintas etnis dalam mendukung pelestarian adat dan budaya Melayu di Negeri Junjungan.
Gotong royong dipimpin langsung Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Abdul Vattah. Kegiatan ini melibatkan jajaran Majelis Kerapatan Adat (MKA), DPH, Puan LAMR Bengkalis, para pengurus LAMR, delapan paguyuban yang ada di Kabupaten Bengkalis, serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis yang dipimpin Kepala Seksi Persampahan, Rolis Manurung.
Datuk Abdul Vattah mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar membersihkan lingkungan gedung, tetapi juga menjadi wujud nyata semangat gotong royong, kekompakan, dan kepedulian bersama dalam menyambut agenda budaya tahunan yang menjadi kebanggaan masyarakat Bengkalis.
Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan yang tercermin dalam gotong royong merupakan warisan luhur budaya Melayu yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
"Semangat gotong royong adalah bagian dari jati diri masyarakat Melayu. Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kebersamaan sekaligus memastikan seluruh rangkaian Sepekan Kenduri Adat dapat berlangsung dengan baik dalam suasana yang bersih, nyaman, dan penuh kekeluargaan," ujarnya.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menyukseskan peringatan Hari Jadi Bengkalis ke-514 dengan terus menjaga nilai-nilai adat, budaya, dan persatuan yang selama ini menjadi kekuatan daerah.
Sepekan Kenduri Adat merupakan salah satu agenda budaya yang diselenggarakan LAMR Kabupaten Bengkalis setiap peringatan hari jadi daerah. Selain menjadi ajang pelestarian budaya Melayu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat identitas daerah sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat yang hidup dalam keberagaman.
Semangat kebersamaan juga disampaikan Ketua Paguyuban Tionghoa Bengkalis, Tengdi. Ia mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan gotong royong tersebut dan menilai kolaborasi lintas etnis menjadi cerminan kehidupan harmonis yang telah lama terbangun di Kabupaten Bengkalis.
"Kami dari Paguyuban Tionghoa Bengkalis merasa bangga dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong ini. Semangat kebersamaan seperti ini merupakan warisan yang harus terus dijaga," katanya.
Hal senada disampaikan Sekretaris Panitia Kenduri Adat, Datuk Desman H. Saputra atau yang akrab disapa Yong Desman. Menurutnya, gotong royong bukan hanya menghasilkan lingkungan yang bersih, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta memperkuat persaudaraan antar suku dan etnis di Negeri Junjungan.
"Melalui kerja bersama hari ini, kita tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi serta memperkuat persaudaraan antar suku dan etnis di Bengkalis," ujarnya.
Seluruh paguyuban yang terlibat dalam kegiatan tersebut turut menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Jadi Bengkalis ke-514. Mereka berharap seluruh rangkaian Sepekan Kenduri Adat berjalan lancar, membawa keberkahan bagi masyarakat, serta semakin memperkokoh persatuan dalam keberagaman.
Dengan mengusung semangat kebersamaan dan pelestarian budaya, LAMR Kabupaten Bengkalis berharap peringatan Hari Jadi Bengkalis tahun ini menjadi momentum untuk terus menjaga marwah adat Melayu sekaligus mendorong terwujudnya Kabupaten Bengkalis yang semakin maju, sejahtera, dan harmonis.
