Usai Munas III, PJS Bergerak Kejar Pengakuan Dewan Pers
Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba, (kiri) bersama Sekretaris Jenderal Rikky Fermana, (tengah) dan Bendahara Umum Sofyan,(kanan)..(poto/ist/PJS)
JAKARTA, Satuju.com - PJS Konstituen Dewan Pers menjadi target baru Pro Jurnalismedia Siber (PJS) setelah organisasi tersebut menuntaskan Musyawarah Nasional (Munas) III. Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba bersama Sekretaris Jenderal Rikky Fermana dan Bendahara Umum Sofyan mengajak seluruh jajaran memperkuat konsolidasi untuk menghadapi tahapan verifikasi Dewan Pers.
Pesan tersebut disampaikan Mahmud Marhaba dan Rikky Fermana melalui rilis resmi kepada seluruh DPD dan DPC PJS se-Indonesia, Senin (27/7/2026).
Keduanya mengapresiasi dukungan seluruh pengurus dan anggota yang membuat Munas III berjalan lancar, demokratis, serta mengedepankan semangat persaudaraan.
Menurut mereka, keberhasilan Munas bukan hasil kerja pengurus pusat semata. Seluruh jajaran PJS di berbagai daerah ikut berkontribusi dalam menyukseskan agenda organisasi tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Ketua DPD, DPC, pengurus, dan anggota PJS yang telah hadir, memberikan dukungan, serta berpartisipasi aktif sehingga seluruh rangkaian Munas III dapat berjalan dengan baik dan sukses," tulis Mahmud Marhaba dan Rikky Fermana.
Keduanya juga menegaskan amanah yang kembali diberikan kepada mereka untuk memimpin DPP PJS merupakan tanggung jawab besar.
Mahmud dan Rikky menyatakan kepemimpinan tersebut akan mereka jalankan dengan integritas, dedikasi, serta semangat pengabdian untuk memperkuat organisasi.
PJS Sudah Serahkan Dokumen ke Dewan Pers
Momentum Munas III sekaligus menandai langkah penting PJS menuju target menjadi konstituen Dewan Pers.
PJS disebut telah resmi menyerahkan dokumen pendaftaran sebagai calon konstituen Dewan Pers. Menurut Mahmud dan Rikky, proses tersebut tidak lepas dari kerja kolektif pengurus di berbagai daerah dalam memenuhi persyaratan administrasi dan kelembagaan.
"Ini bukan hanya keberhasilan pengurus pusat, tetapi prestasi seluruh keluarga besar PJS. Kita patut bersyukur karena cita-cita besar organisasi mulai terwujud melalui kebersamaan dan semangat gotong royong," ungkapnya.
Meski dokumen pendaftaran telah diserahkan, PJS menegaskan perjuangan belum berakhir. Organisasi kini harus menghadapi tahapan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual Dewan Pers.
Karena itu, DPD dan DPC PJS diminta tidak lengah. Pengurus daerah harus segera memastikan administrasi organisasi tetap tertib, legalitas terpenuhi, sekretariat aktif, serta struktur kepengurusan berjalan solid dan profesional.
Konsolidasi Jadi Kunci
Mahmud dan Rikky juga meminta seluruh keluarga besar PJS menjaga komunikasi dan persatuan setelah Munas III.
Konsolidasi dinilai penting karena target menjadi konstituen Dewan Pers membutuhkan kesiapan organisasi secara menyeluruh, bukan hanya kelengkapan dokumen di tingkat pusat.
Mereka mengajak seluruh pengurus menjadikan hasil Munas III sebagai titik awal untuk bergerak dengan semangat baru.
"Mari kita lanjutkan sejarah yang telah kita mulai ini dengan kerja nyata, semangat baru, dan keyakinan bahwa kebersamaan adalah kekuatan terbesar PJS. Bersama, kita songsong masa depan organisasi yang lebih baik demi kemajuan pers Indonesia," tutup mereka.
Dengan demikian, agenda PJS setelah Munas III tidak berhenti pada pergantian atau pengukuhan kepemimpinan. Organisasi kini menghadapi pekerjaan yang lebih konkret: memperkuat struktur, memastikan kesiapan seluruh daerah, dan menuntaskan proses menuju pengakuan sebagai konstituen Dewan Pers.
