Alvaro Carpe Pilih Fokus Jaga Konsistensi, Tak Terbebani Belum Raih Kemenangan di Moto3 2026

Alvaro Carpe

Jakarta, Satuju.com - Pembalap Red Bull KTM Ajo, Alvaro Carpe, memilih tidak terlalu memikirkan fakta bahwa dirinya belum meraih satu pun kemenangan hingga paruh pertama musim Moto3 2026 berakhir. Menurutnya, menjaga konsistensi dan terus mengembangkan performa jauh lebih penting dibandingkan terlalu terobsesi dengan kemenangan.

Hingga 11 seri pertama Moto3 2026, Carpe memang belum berhasil naik ke podium tertinggi. Meski demikian, pembalap asal Spanyol itu tetap tampil kompetitif dan mampu menempati peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 126 poin.

Carpe masih tertinggal 105 poin dari pemuncak klasemen, Maximo Quiles dari Aspar Team, yang tampil dominan sepanjang musim dan belum tergeser dari posisi teratas.

Sepanjang paruh pertama musim, Carpe telah mengoleksi empat podium. Ia dua kali finis sebagai runner-up pada Grand Prix Catalunya dan Italia, serta meraih posisi ketiga pada GP Amerika dan GP Hungaria.

Meski konsisten berada di barisan depan, performa tersebut masih menjadi sorotan. Pasalnya, Carpe belum mampu mencatatkan kemenangan, bahkan masih kalah bersinar dibandingkan rekan setimnya di Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte.

Pembalap debutan tersebut justru tampil impresif dengan mengoleksi tiga podium, termasuk dua kemenangan, sehingga menempati posisi kedua klasemen dan unggul satu poin atas Carpe.

Perjalanan Carpe sebenarnya berpeluang lebih baik apabila mampu mengamankan podium pada GP Brasil. Namun, peluang tersebut sirna setelah pembalap Honda Team Asia asal Indonesia, Veda Ega Pratama, melakukan manuver agresif di lap terakhir untuk merebut posisi podium.

Kegagalan itu menjadi pelajaran berharga bagi Carpe yang kemudian mampu bangkit pada seri berikutnya di Amerika Serikat dengan kembali tampil kompetitif.

"Di Amerika Serikat, akhir pekan berjalan cukup baik bagi saya secara keseluruhan. Saya sangat menyukai sirkuit ini sejak tahun lalu, dan tahun ini kami juga bisa menikmatinya dengan baik," ujar Carpe.

Ia mengaku merasa nyaman dengan performa motornya sepanjang akhir pekan.

"Saya merasa sangat baik, nyaman, dan cepat di atas motor, baik saat sendirian maupun dalam kelompok. Saya merasa menjadi salah satu pembalap terkuat di sana."

Carpe mengakui dirinya sempat berusaha keras mengejar kemenangan pada balapan di Austin, meski akhirnya harus puas tanpa hasil maksimal.

"Pada hari Minggu kami berupaya meraih kemenangan dan kami hampir mendapatkannya. Saya pikir kami seharusnya bisa tampil lebih baik di lap terakhir," katanya.

Meski kemenangan belum juga datang, Carpe menegaskan dirinya tidak ingin terbebani oleh situasi tersebut. Ia yakin hasil terbaik akan datang apabila terus mempertahankan performa yang konsisten.

"Kemenangan tentu akan sangat membantu saya secara mental. Tetapi seperti yang selalu saya katakan, kita tidak perlu terlalu stres memikirkannya karena saya yakin dengan potensi yang kami miliki," ujarnya.

Menurut Carpe, fokus utama saat ini adalah menjaga konsistensi dan terus berada dalam persaingan di setiap balapan.

"Yang terpenting adalah menjaga konsistensi dan terus berjuang untuk meraih kemenangan kapan pun kesempatan itu datang. Dengan cara itu, kemenangan pasti akan datang," ungkapnya.

Pembalap binaan Red Bull tersebut juga mengakui setiap pembalap tentu memiliki keinginan untuk selalu meraih kemenangan. Namun, ia percaya hasil terbaik akan datang pada waktu yang tepat selama tetap bekerja keras dan percaya terhadap kemampuan sendiri.

"Tentu saja Anda selalu ingin menang dan tampil lebih baik dari sebelumnya. Tetapi kemenangan bisa datang kapan saja, bahkan ketika Anda paling tidak mengharapkannya."

"Kalaupun belum datang, tidak masalah. Kami hanya perlu terus bekerja dan tetap percaya pada diri sendiri karena ada banyak orang di belakang kami yang juga percaya dengan apa yang kami lakukan," tutup Carpe.