Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Digelar Bergilir, Lima Titik Disiapkan Pekan Ini

Ilustrasi pasar murah.(poto/net)

Pekanbaru, Satuju.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah terus berupaya menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus mengendalikan harga di tengah masyarakat.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar operasi pasar murah secara rutin setiap hari dengan lokasi yang digilir di sejumlah kabupaten/kota.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan terdapat lima titik operasi pasar murah yang dijadwalkan berlangsung sepanjang pekan ini.

"Pekan ini akan ada lima titik lokasi operasi pasar murah," kata Tetty, Senin (10/8/2026).

Ia menjelaskan, operasi pasar murah tersebut tersebar di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Siak. Dari lima titik yang disiapkan, empat lokasi berada di Pekanbaru, sedangkan satu lokasi berada di Kabupaten Siak.

Kegiatan diawali pada Senin (10/8/2026) di Halaman Kantor Lurah Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru.

Selanjutnya, Selasa (11/8/2026), operasi pasar murah digelar di Halaman Kantor Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai.

Pada Rabu (12/8/2026), kegiatan berpindah ke Kabupaten Siak, tepatnya di Halaman Kantor Desa Seminai, Kecamatan Kerinci Kanan.

Operasi pasar murah kemudian kembali digelar di Pekanbaru pada Kamis (13/8/2026), berlokasi di Halaman Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau, Jalan Pattimura.

Sementara pada Jumat (14/8/2026), kegiatan dijadwalkan berlangsung di Kelurahan Maharani, Jalan T Mahmud, RT 02/RW 03, Kecamatan Rumbai Barat.

Tetty mengatakan operasi pasar murah tersebut bertujuan memastikan ketersediaan bahan pokok, menjaga kelancaran distribusi, serta membantu mempertahankan kestabilan harga di masyarakat.

"Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan," ujarnya.

Harga Bahan Pokok Lebih Terjangkau

Dalam operasi pasar murah tersebut, masyarakat dapat memperoleh sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang telah ditetapkan.

Beras SPHP dijual Rp60 ribu per 5 kilogram. Sementara beras Anak Daro dan Sokan tersedia dengan harga Rp169 ribu per 10 kilogram atau Rp84.500 per 5 kilogram.

Untuk komoditas lainnya, gula pasir dijual Rp18 ribu per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan Minyakita dibanderol Rp15.500 per bungkus.

Selain itu, tersedia garam Krista seharga Rp2.000 per 200 gram, garam Nusantara Rp2.000 per 250 gram, serta telur seharga Rp49 ribu per papan.

Pemprov Riau berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di tengah dinamika harga bahan pokok.

Tetty juga mengimbau masyarakat yang hendak berbelanja agar mengikuti aturan selama kegiatan berlangsung.

"Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik," pungkasnya.