Rico Salmela Jadi Rookie Terbaik Moto3 Inggris 2026, Ungguli Veda Ega Pratama
Moto3 Inggris 2026
Jakarta, Satuju.com - Pembalap Red Bull KTM Tech3, Rico Salmela, mencatatkan hasil impresif pada Moto3 Inggris 2026. Rider asal Finlandia itu tampil sebagai rookie terbaik setelah mampu finis di posisi ketujuh dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Silverstone.
Hasil tersebut terasa semakin spesial bagi Salmela karena ia mengawali balapan dari posisi ke-18 atau di luar zona poin. Dalam balapan yang berlangsung selama 15 lap, Salmela menunjukkan start yang solid dengan langsung memperbaiki posisinya hingga empat tingkat.
Pembalap yang menjadi rekan setim Valentin Perrone itu kemudian terus berusaha merangsek ke barisan depan. Konsistensi sepanjang balapan akhirnya mengantarkannya finis di posisi ketujuh.
Meski belum mampu menembus podium, hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Salmela. Pasalnya, ia berhasil menjadi rookie dengan hasil terbaik pada Moto3 Inggris 2026.
Salmela bahkan mampu mengungguli sejumlah pembalap yang berada di posisi teratas klasemen rookie Moto3 musim ini, termasuk Brian Uriarte, Veda Ega Pratama, dan Hakim Danish.
Veda Ega Pratama Finis Kesembilan
Brian Uriarte yang saat ini memimpin klasemen rookie Moto3 2026 justru gagal meraih poin di Silverstone. Pembalap Red Bull KTM Ajo tersebut mengalami kecelakaan pada lap terakhir ketika tengah berada dalam posisi yang berpeluang membawanya meraih podium.
Kegagalan juga dialami Hakim Danish. Pembalap MT Helmets-MSI asal Malaysia itu terjatuh ketika balapan baru memasuki lap keenam. Hasil tersebut membuat Danish gagal mendekati Veda dan tetap berada di posisi ketiga klasemen rookie.
Sementara itu, Veda Ega Pratama mampu menyelesaikan balapan. Pembalap Honda Team Asia asal Gunungkidul, Yogyakarta, tersebut mengawali lomba dari posisi ke-15 dan berhasil finis di urutan kesembilan.
Hasil itu membuat Veda tetap berada di posisi kedua klasemen rookie Moto3 2026 sekaligus menjaga jarak dari Danish yang berada di peringkat ketiga.
Salmela Puas dengan Hasil di Silverstone
Bagi Salmela, hasil di Silverstone menjadi pencapaian yang cukup berarti setelah menghadapi akhir pekan yang tidak mudah. Jeda musim panas membuatnya mengaku membutuhkan waktu untuk kembali menemukan ritme balapan.
“Ini adalah akhir pekan yang sulit. Kami sangat kesulitan di sini untuk menemukan ritme setelah liburan musim panas,” kata Salmela, seperti dilansir BolaSport.com dari laman resmi KTM Tech3.
Pengalaman pertama berlaga di Silverstone juga menjadi tantangan tersendiri bagi Salmela, Veda, maupun Danish. Namun, Salmela mampu mengatasi kesulitan tersebut dengan tampil konsisten hingga akhir balapan.
Finis ketujuh sekaligus menjadi rookie terbaik di Moto3 Inggris 2026 menjadi modal positif bagi Salmela untuk menghadapi seri-seri berikutnya. Performa tersebut juga menunjukkan perkembangan kompetitif pembalap muda KTM Tech3 dalam persaingan musim 2026.
