Brad Binder Mulai Temukan Performa KTM, Modal Positif Jelang MotoGP Aragon
Brad Binder
Jakarta, Satuju.com – Pembalap Red Bull KTM, Brad Binder, mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah menjalani paruh pertama musim MotoGP 2026 dengan sejumlah kendala. Hasil MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone menjadi salah satu indikator bahwa Binder mulai menemukan kembali kepercayaan dirinya bersama motor KTM RC16.
Seperti yang terjadi sepanjang musim ini, Binder masih mengalami kesulitan dalam sesi kualifikasi. Pada seri pembuka paruh kedua musim 2026 tersebut, pembalap asal Afrika Selatan itu hanya mampu mengamankan posisi ke-18 di grid.
Posisi start yang kurang ideal membuat Binder kembali harus menerapkan strategi damage limitation pada balapan utama. Namun performanya pada Minggu (9/8/2026) terbilang positif.
Mengawali balapan dengan baik, Binder langsung bergerak ke posisi ke-12 setelah melewati beberapa tikungan. Ia kemudian secara bertahap memperbaiki posisinya dengan menyalip Iker Lecuona, Jack Miller, dan Fabio Quartararo.
Binder sempat bertahan cukup lama di posisi ke-10. Setelah Ai Ogura mengalami kecelakaan, posisinya kembali naik menjadi kesembilan.
Pembalap berusia 30 tahun itu kemudian kembali menunjukkan kecepatannya. Pada lap ke-12, Binder berhasil menyalip Franco Morbidelli untuk merebut posisi delapan dan mempertahankannya hingga bendera finis dikibarkan.
Binder akhirnya finis di posisi kedelapan dengan selisih 22,288 detik dari pemenang balapan, Raul Fernandez.
Ban Belakang Tak Lagi Jadi Masalah
Hasil tersebut menjadi sinyal positif bagi Binder setelah sebelumnya cukup kesulitan menemukan performa terbaik RC16. Ia mengungkapkan bahwa perubahan sensasi pada motor membuatnya lebih nyaman saat melaju di lintasan.
Binder mengatakan kondisi balapannya mulai membaik sejak sesi Sprint pada Sabtu. Bahkan, ia merasa mampu menjaga performa ban dengan lebih baik hingga akhir balapan utama.
“Balapan akhir pekan saya mulai membaik sejak Sabtu sore. Saya merasa jauh lebih baik saat Sprint, bahkan dengan ban yang sudah dipakai,” ujar Binder.
Menurutnya, pada balapan utama ia justru terlalu berhati-hati dalam menjaga kondisi ban belakang. Alhasil, ketika balapan berakhir, daya cengkeram ban masih terasa sangat baik.
“Di race utama, saya harus pintar agar ban belakang tidak cepat habis. Mungkin saya agak terlalu berhati-hati, karena pada akhirnya grip ban saya masih sangat baik,” katanya.
Binder juga mengaku lebih puas dengan performa motornya dibandingkan beberapa seri sebelumnya. Ia merasa bisa mengendarai motor dengan lebih agresif dan memaksimalkan tenaga KTM.
“Saya lebih senang dari biasanya karena motor terasa sedikit lebih baik. Saya bisa gas pol lebih keras dan hasilnya bagus. Dua balapan akhir pekan terakhir ini kondisinya agak lebih baik. Kami membuat kemajuan. Kami harus terus mempertahankannya,” tutur Binder.
Masalah Ban Belakang Mulai Teratasi
Perubahan utama yang dirasakan Binder berkaitan dengan stabilitas ban belakang dan bagian depan motor. Sebelumnya, ia mengeluhkan sensasi ban belakang yang terlalu spongy atau terasa lembek sehingga menghambat gaya balapnya.
“Ban belakang tidak lagi terasa lembek (spongy) dan ban depan lebih stabil,” jelasnya.
Menurut Binder, masalah tersebut sebelumnya membuat dirinya kesulitan mengendarai RC16 secara agresif ketika memasuki tikungan. Dampaknya tidak hanya terasa pada satu fase, tetapi hampir sepanjang proses melewati tikungan.
Sensasi tersebut membuat Binder kesulitan melakukan pengereman secara optimal, mempertahankan kecepatan ketika berada di tengah tikungan, hingga melakukan akselerasi saat keluar dari tikungan.
Dengan kondisi motor yang mulai membaik, Binder pun memiliki modal kepercayaan diri lebih besar untuk menghadapi seri berikutnya di MotoGP Aragon.
Ketika ditanya apakah KTM benar-benar telah mengalami peningkatan, Binder memberikan jawaban tegas.
“Ya, benar sekali. Kami telah membuat kemajuan besar pada motor ini. Secara keseluruhan, saya tidak bisa mengeluh,” pungkasnya.
Binder Masih Tertinggal dari Acosta
Setelah menjalani 12 seri MotoGP 2026, Binder masih berada di posisi ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 72 poin.
Performa Binder musim ini masih berada di bawah rekan setimnya, Pedro Acosta. Pembalap muda KTM tersebut menempati posisi ketujuh dengan raihan 163 poin.
Meski demikian, perkembangan positif yang ditunjukkan Binder di Silverstone memberikan harapan bahwa KTM mulai menemukan arah pengembangan yang lebih sesuai dengan kebutuhannya.
Binder kini akan berusaha melanjutkan momentum tersebut pada seri berikutnya di Aragon. Balapan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi KTM untuk membuktikan apakah peningkatan performa RC16 di Inggris dapat dipertahankan secara konsisten.
Di sisi lain, Binder juga diperkirakan akan mengakhiri kiprahnya di MotoGP pada penghujung musim 2026. Ia dikabarkan akan beralih ke ajang World Superbike (WorldSBK) pada musim depan dan disebut-sebut akan memperkuat tim pabrikan BMW bersama Miguel Oliveira.
