600 Mangrove Ditanam, Polres Bengkalis Bawa Misi Hijau ke Pesisir
Polres Bengkalis menanam 600 mangrove di Pambang Pesisir, sekaligus menyalurkan bansos, mesin ketinting dan layanan kesehatan warga.(poto/ist)
Polres Bengkalis menanam 600 mangrove di Pambang Pesisir, sekaligus menyalurkan bansos, mesin ketinting dan layanan kesehatan warga.
BENGKALIS, Satuju.com - 600 mangrove Pambang Pesisir ditanam Polres Bengkalis bersama pemerintah daerah dan unsur Forkopimda di kawasan Pantai Madani, Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan, Sabtu (15/8/2026). Aksi tersebut menjadi bagian dari Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau.
Kegiatan tak hanya berfokus pada pelestarian kawasan pesisir. Kepolisian juga membawa bantuan sosial, layanan kesehatan gratis hingga sarana pendukung aktivitas masyarakat.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar hadir bersama Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bengkalis Ed Efendi, perwakilan Kodim 0303 Bengkalis, Kejaksaan Negeri Bengkalis, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perkebunan, jajaran Polres Bengkalis, Forkopimcam Bantan serta tokoh masyarakat.
Rombongan disambut masyarakat dan anak-anak sekolah dengan iringan kompang. Setelah itu, kegiatan berlanjut dengan peninjauan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Polres Bengkalis menyerahkan 50 paket bantuan sosial, lima unit mesin ketinting dan lima bola kaki kepada masyarakat. Bendera Merah Putih juga diserahkan dan ditancapkan bersama tokoh masyarakat sebagai simbol nasionalisme menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kapolres Bengkalis mengatakan Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan upaya memperkuat hubungan kepolisian dengan masyarakat sekaligus membangun kolaborasi dalam menjaga keamanan dan lingkungan.
Ia juga meminta tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda ikut aktif mencegah peredaran narkoba di tengah masyarakat.
“Permasalahan peredaran narkoba harus menjadi perhatian kita bersama. Kami mengharapkan para tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda dapat memberikan imbauan serta penekanan kepada masyarakat agar tidak bermain-main dengan narkoba,” ujar Kapolres.
Menurut Fahrian, pemberantasan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Peran masyarakat menjadi bagian penting dalam memutus peredaran barang terlarang tersebut.
Selain isu narkoba, kepolisian membawa konsep Green Policing dalam kegiatan tersebut. Pendekatan ini diwujudkan melalui aksi penanaman mangrove di kawasan Pantai Madani.
“Melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi dan konsep Green Policing, Polres Bengkalis mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Penanaman mangrove menjadi simbol pelestarian alam sekaligus upaya melindungi wilayah pesisir untuk generasi mendatang,” ungkapnya.
Fahrian menegaskan kehadiran Polri di desa tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban. Kepolisian juga berupaya menghadirkan pelayanan serta dukungan yang dapat dirasakan langsung masyarakat.
“Polres Bengkalis dan jajaran bukan hanya melakukan penanaman mangrove sebagai upaya menjaga lingkungan pesisir, tetapi juga memberikan bantuan sosial, pelayanan kesehatan serta dukungan kepada masyarakat,” tambahnya.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bengkalis Ed Efendi turut mengapresiasi perhatian Kapolres terhadap persoalan narkoba. Ia mengajak masyarakat memperkuat kerja sama dengan kepolisian untuk mencegah peredaran narkotika.
“Kita sangat bersyukur mendapatkan Kapolres seperti Bapak Fahrian yang memiliki perhatian luar biasa terhadap peredaran narkoba di Kabupaten Bengkalis. Beliau tegas terhadap pelaku maupun pengguna narkoba. Mari sama-sama kita bekerja sama untuk memberantas narkoba di wilayah Kabupaten Bengkalis,” ujarnya.
Dalam dialog interaktif, tokoh masyarakat Pambang Pesisir menyatakan dukungan terhadap upaya kepolisian dan pemerintah daerah dalam memberantas narkoba serta tindak pidana lainnya.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolres dan rombongan yang telah hadir sampai ke desa kami dalam melaksanakan Ekspedisi Merah Putih Presisi. Kami selaku tokoh masyarakat akan tetap berkomitmen mendukung Bapak Kapolres dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam memberantas narkoba dan tindak pidana lainnya,” kata tokoh masyarakat.
Warga juga menyambut penerapan Green Policing. Sebagai bentuk apresiasi, masyarakat menyerahkan dua replika kapal nelayan hasil karya warga kepada Kapolres Bengkalis.
Setelah dialog dan makan bersama, rombongan bergerak melakukan penanaman 600 batang mangrove sekitar pukul 12.50 WIB. Penanaman tersebut diarahkan untuk menjaga ekosistem pesisir sekaligus membantu menghadapi ancaman abrasi dan kerusakan lingkungan.
Seluruh rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau di wilayah Polres Bengkalis berakhir sekitar pukul 13.30 WIB. Kegiatan berlangsung aman, lancar dan kondusif.
