TNI AU Kerahkan Dua Pesawat Hercules Kirim 27 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT

TNI AU Kerahkan Dua Pesawat Hercules Kirim 27 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Jakarta, Satuju.com – TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan dua pesawat Hercules untuk menyampaikan bantuan pemerintah kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi berkekuatan 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebanyak 27,09 ton bantuan tahap pertama diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Bandara Internasional Komodo, NTT, pada Sabtu (15/8/2026).

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI Nyoman Suadnyana, mengatakan bantuan tersebut terdiri atas berbagai kebutuhan pokok bagi masyarakat yang terdampak bencana.

“Bantuan berupa kebutuhan pokok tersebut diangkut menggunakan pesawat C-130J Super Hercules dengan muatan 14.000 kilogram dan C-130 Hercules dengan muatan 13.090 kilogram,” kata Nyoman dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8/2026).

Personil TNI AU Tambah Pesawat Angkut

Selain mengerahkan dua pesawat Hercules untuk membawa bantuan logistik, TNI AU juga menyiapkan pesawat Boeing 737-800 untuk mengangkut personel yang akan membantu penanganan bencana di wilayah terdampak.

Nyoman menjelaskan, pengiriman bantuan melalui jalur udara dilakukan untuk mempercepat pendistribusian kebutuhan kepada masyarakat yang terdampak gempa.

Kapasitas angkut pesawat Hercules memungkinkan ribuan paket bantuan diberangkatkan dalam satu rangkaian penerbangan menuju NTT.

Kesiapan penerbangan tersebut turut ditinjau langsung oleh Komandan Grup 1 Angkut, Marsma TNI I Gusti Putu Setia Darma, di Apron Baseops Lanud Halim Perdanakusuma.

Dalam arahannya kepada seluruh kru, Gusti menekankan agar personel tetap fokus menjalankan tugas dengan mengutamakan aspek keselamatan penerbangan.

Korban Gempa NTT Capai 47 Orang

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang berpusat di Kabupaten Nagekeo, NTT, pada Sabtu (15/8/2026) dini hari WIB menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan bangunan.

Berdasarkan data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu pukul 18.48 WIB, jumlah korban meninggal dunia mencapai 47 orang.

Korban tersebar di sejumlah wilayah, yakni 24 orang di Kabupaten Manggarai, 17 orang di Manggarai Timur, tiga orang di Sikka, satu orang di Ngada, dan satu orang di Ende.

Selain korban jiwa, gempa juga menyebabkan kerusakan pada ratusan bangunan.

Data sementara per Sabtu pukul 17.00 WIB tercatat 157 rumah rusak berat, 41 rumah rusak sedang, dan 148 rumah rusak ringan.

Kerusakan juga terjadi pada berbagai fasilitas umum. Tercatat 87 fasilitas pendidikan, 18 fasilitas kesehatan, lima tempat ibadah, enam kantor, serta sejumlah fasilitas umum lainnya mengalami kerusakan.

Pengiriman bantuan melalui jalur udara menjadi salah satu langkah percepatan penanganan pascabencana, khususnya untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak dapat segera disalurkan ke wilayah yang membutuhkan.