Gempa Kuat di Sumut dan Sulteng Terasa hingga Malaysia, Tak Berpotensi Tsunami

Ilustrasi gempa.(poto/net)

Jakarta, Satuju.com – Gempa bumi kuat yang mengguncang wilayah Sumatera Utara dan Sulawesi Tengah pada Sabtu (15/8/2026) juga dirasakan hingga sejumlah wilayah di Malaysia. Meski memastikan getarannya terasa cukup kuat, otoritas Malaysia gempa kedua tersebut tidak menimbulkan potensi tsunami di wilayahnya.

Dilansir dari Antara dan Bernama, Minggu (16/8/2026), gempa pertama yang dirasakan di Malaysia terjadi di wilayah Simalungun, Sumatera Utara, pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB. Gempa tersebut memiliki magnitudo 6,4.

Getaran gempa Simalungun dilaporkan terasa hingga kawasan Pantai Barat Semenanjung Malaysia. Badan Meteorologi Malaysia menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi memicu tsunami di wilayah Malaysia.

Gempa Sulteng Juga Terasa di Sabah

Gempa kedua yang dirasakan hingga Malaysia terjadi di wilayah Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada hari Sabtu sekitar pukul 23.25 WIB.

Badan Meteorologi Malaysia melaporkan getaran gempa tersebut terasa di sejumlah wilayah Sabah, termasuk Tawau, Lahad Datu, dan Semporna.

Meski merasakan dampak getaran, otoritas Malaysia kembali memastikan bahwa gempa tersebut tidak menimbulkan ancaman tsunami bagi wilayah Malaysia.

Tiga Gempa Kuat Guncang Indonesia

Pada Sabtu (15/8/2026), Indonesia tercatat mengalami setidaknya tiga gempa kuat di sejumlah wilayah.

Salah satu yang terbesar adalah gempa berkekuatan 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa tersebut melaporkan menimbulkan korban jiwa dan memicu tsunami di sejumlah wilayah.

Peristiwa tersebut menunjukkan tingginya aktivitas seismik di kawasan Indonesia pada periode tersebut. Masyarakat di wilayah terdampak pun diimbau tetap mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Dengan posisi geografis Indonesia dan Malaysia yang berdekatan, getaran gempa yang kuat dari wilayah Indonesia memang dapat dirasakan hingga beberapa wilayah di Malaysia, terutama ketika pusat gempa memiliki kekuatan besar dan kondisi geologis yang memungkinkan rambatan getaran.