Persaingan Rookie Moto3 2026 Makin Panas, Veda Ega Pratama Jaga Posisi Kedua
Veda Ega Pratama
Jakarta, Satuju.com – Persaingan para rookie di Moto3 2026 semakin menarik. Di tengah performa menonjol pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, sejumlah pendatang baru lainnya masih harus berjuang menemukan performa terbaiknya.
Hal tersebut terlihat pada seri ke-12 Moto3 2026 yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Inggris, akhir pekan lalu. Tiga nama yang menjadi sorotan utama dalam kompetisi rookie musim ini adalah Veda, pembalap Malaysia Hakim Danish, dan talenta Spanyol Brian Uriarte.
Ketiganya menjadi wajah utama dari total delapan rookie yang berkompetisi di Moto3 2026.
Pada balapan GP Inggris, Veda menjadi salah satu rookie yang paling diuntungkan. Pembalap Honda Team Asia itu mampu mempertahankan posisi kedua klasemen sementara Rookie of the Year setelah finis di urutan kesembilan.
Dalam balapan yang berlangsung selama 15 lap di lintasan sepanjang 5,9 kilometer tersebut, Veda mengamankan tujuh titik. Tambahan tersebut membuat koleksi poinnya kini menjadi 97 angka.
Hasil tersebut sekaligus membuat Veda memangkas jarak dengan Uriarte yang masih memimpin klasemen rookie.
Uriarte yang memperkuat Red Bull KTM Ajo kini mengoleksi 127 poin. Dengan demikian, jaraknya dengan Veda hanya tersisa 30 poin.
Keuntungan tersebut didapat Veda setelah Uriarte mengalami nasib buruk pada lap terakhir. Pembalap Spanyol itu terjatuh ketika sedang berada dalam peluang besar untuk mengamankan posisi podium.
Uriarte sendiri merupakan salah satu prospek muda yang cukup diperhitungkan. Ia merupakan binaan mantan manajer Marc Marquez, Emilio Alzamora.
Hakim Danish Masih di Posisi Ketiga
Nasib kurang beruntung juga dialami Hakim Danish. Pembalap MT Helms-MSI tersebut gagal mendekati perolehan poin Veda setelah mengalami crash ketika balapan baru memasuki lap keenam.
Meski demikian, Denmark masih bertahan di posisi ketiga klasemen rookie dengan 86 poin.
Dengan demikian, persaingan tiga besar Rookie of the Year Moto3 2026 semakin ketat. Veda hanya berjarak 11 poin dari Danish sekaligus memiliki peluang untuk terus memangkas jarak dengan Uriarte pada seri-seri berikutnya.
Namun, Veda bukanlah rookie dengan hasil terbaik di GP Inggris. Pembalap Indonesia tersebut masih harus mengakui kecepatan Rico Salmela dari Red Bull KTM Tech3 yang mampu finis di posisi ketujuh.
O'Gorman Menyesal, Rammerstorfer Masih berfungsi
Selain persaingan tiga besar, penampilan sejumlah rookie lainnya juga menjadi perhatian. Dua di antaranya adalah Casey O'Gorman dan Leo Rammerstorfer, yang sama-sama mengalami akhir pekan sulit di Silverstone.
O'Gorman dari SIC58 Squadra Corse harus menjalani long lap punishment setelah terlibat insiden dengan Adrian Cruces dari CIP Green Power pada awal balapan.
Kontak tersebut membuat Cruces terjatuh di Tikungan 16. O'Gorman pun harus menerima hukuman yang membuat peluangnya untuk bersaing di kelompok depan menjadi hilang.
Meski begitu, O'Gorman merasa kecewa sekaligus bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
“Start saya sangat bagus dan saya merasa sangat nyaman berada di 10 besar, namun sayangnya saya melakukan kesalahan yang menyebabkan posisi pembalap lain terjatuh,” ujar O'Gorman melalui media sosialnya.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada Cruces dan pengemudi. Menurut O'Gorman, motor yang digunakannya sebenarnya cukup kompetitif untuk bersaing di barisan depan.
Berbeda dengan O'Gorman, Rammerstorfer masih kesulitan menemukan performa terbaiknya sepanjang akhir pekan GP Inggris.
Pembalap asal Austria tersebut hanya mampu finis di posisi ke-17. Ia mengaku belum mendapatkan sensasi yang tepat dengan motornya maupun menemukan racing line yang optimal.
"Akhir pekan yang menantang di GP Inggris, saya kesulitan menemukan sensasi yang pas dengan motor serta pemilihan jalur balap yang tepat sepanjang akhir pekan," kata Rammerstorfer.
Ia pun memilih menjadikan hasil di Silverstone sebagai bahan evaluasi sebelum menghadapi seri berikutnya.
“Saatnya untuk mengatur ulang fokus, belajar, dan kembali lebih kuat di Aragón, kami terus berjuang,” ujarnya.
Persaingan para rookie Moto3 2026 selanjutnya akan berlanjut di GP Aragón, Spanyol, yang menjadi kesempatan bagi Veda, Uriarte, Danish, dan rookie lainnya untuk kembali mengumpulkan poin sekaligus memperbaiki posisi mereka dalam perebutan gelar Rookie of the Year.
