SiberWander Bawa Cybersecurity ke Lapangan Padel
Meta Deskripsi: SiberWander memperkuat jejaring cybersecurity lewat Padel & Protect Jakarta Vol. 1 yang mempertemukan praktisi dan pemimpin keamanan siber.(poto/ist/Ysf)
JAKARTA, Satuju.com - Jejaring cybersecurity Indonesia tak lagi dibangun hanya lewat forum teknologi. SiberWander memilih pendekatan berbeda dengan mempertemukan praktisi keamanan siber, pemimpin teknologi, dan pengambil keputusan melalui olahraga padel.
Konsep itu hadir dalam Padel & Protect Jakarta Vol. 1 yang digelar di Padeloom, Jakarta, pada 11 Juni 2026. Sekitar 45 undangan terkurasi dari berbagai industri mengikuti kegiatan yang memadukan olahraga, networking profesional, dan diskusi keamanan siber.
SiberWander menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang untuk membicarakan tantangan cybersecurity secara lebih terbuka. Peserta bertukar pengalaman mengenai risiko keamanan, ketahanan operasional, hingga kebutuhan kolaborasi lintas fungsi di tengah ancaman siber yang semakin kompleks.
Dalam forum itu, SiberWander juga menggelar ORCA Technology Spotlight. Sesi tersebut memperkenalkan peran platform ORCA dalam meningkatkan visibilitas risiko dan ancaman, sekaligus mendukung proses deteksi serta respons terhadap insiden keamanan.
Diskusi semakin konkret melalui Existing Client Experience Sharing Session. Tiga praktisi cybersecurity, yakni Arief Ristanto, Head of Cyber Security Department Astra International; Gagarin Adhitama, IT GRC & Cybersecurity Lead OLX Indonesia; dan Yohanes Syailendra, Head of Cyber Security Bank Saqu, membagikan pengalaman mereka.
Ketiganya membahas tantangan keamanan siber yang dihadapi organisasi, proses implementasi, hingga manfaat yang dirasakan setelah menggunakan ORCA.
CEO SiberWander, Tania Wirjakusuma, mengatakan keamanan siber kini tidak bisa lagi ditempatkan sebagai urusan teknis semata. Menurut dia, cybersecurity telah menjadi bagian dari strategi bisnis dan keberlangsungan organisasi.
“Kami ingin menghadirkan ruang yang memungkinkan para profesional membangun hubungan lebih dekat, bertukar pengalaman, dan mendiskusikan tantangan nyata yang mereka hadapi di lapangan,” ujarnya.
Pendekatan tersebut membuat Padel & Protect tidak berhenti sebagai agenda olahraga. SiberWander mengemasnya sebagai forum networking yang memungkinkan para profesional dari berbagai sektor membangun koneksi sekaligus membahas persoalan keamanan yang mereka hadapi.
Kegiatan ditutup dengan pemberian apresiasi kepada peserta dengan performa terbaik dalam sesi padel. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap sportivitas dan antusiasme peserta.
SiberWander selanjutnya berencana mengembangkan Padel & Protect menjadi seri gathering terkurasi. Agenda tersebut diarahkan untuk memperluas kolaborasi lintas industri, memperkuat jejaring profesional, serta mendorong kesiapan organisasi menghadapi perubahan lanskap ancaman siber.(Ysf)
