Bezzecchi Gagal Tundukkan Marc Marquez di Sprint Race Aragon, Soal Ban Jadi Sorotan
Bezzecchi Gagal Tundukkan Marc Marquez
Jakarta, Satuju.com – Marco Bezzecchi harus mengakui keunggulan Marc Marquez dalam Sprint Race MotoGP Aragon 2026. Meski mengawali balapan dari posisi pole, pebalap Aprilia tersebut tak mampu mempertahankan keunggulannya dan harus puas finis di posisi ketiga.
Bezzecchi sebenarnya memiliki modal kuat setelah menjadi pebalap tercepat dalam kualifikasi. Ia memulai Sprint Race dari baris terdepan bersama Alex Marquez dan Marc Marquez.
Namun, strategi pemilihan larangan membuat putaran balapan menjadi berbeda. Bezzecchi memilih menggunakan ban belakang lunak (soft), sementara Marc Marquez, Alex Marquez, serta sebagian besar pebalap yang menghuni tiga baris terdepan menggunakan ban belakang medium.
Pilihan tersebut membuat Bezzecchi langsung kehilangan posisi ketika balapan dimulai. Marc Marquez berhasil menyalipnya di Tikungan 1. Tak lama berselang, Alex Marquez juga melewati pebalap asal Italia tersebut.
Setelah kehilangan dua posisi, Bezzecchi tidak mampu kembali ke posisi terdepan. Ia akhirnya menyelesaikan balapan di urutan ketiga, terpaut sekitar dua detik dari Marc Marquez yang keluar sebagai pemenang.
Meski hasilnya tidak sesuai harapan, Bezzecchi tidak serta-merta menyimpulkan bahwa penggunaan ban medium akan memberikan hasil yang lebih baik. Menurutnya, keputusan menggunakan larangan lunak sudah dipertimbangkan berdasarkan kinerjanya sepanjang hari.
“Sekarang jadi lebih mudah mengatakan bahwa ban belakang medium lebih baik,” ujar Bezzecchi, dikutip dari Crash.
Namun, ia mengaku sejak awal tidak terpikir untuk mengganti pilihan ban. Bezzecchi merasa cukup nyaman dengan kompon lembut dan mampu mendapatkan performa yang baik sepanjang sesi sebelum Sprint Race.
"Terus terang saja, ide ini benar-benar tidak pernah terlintas dalam pikiranku karena aku merasa nyaman dengan ban lunak. Aku bekerja dengan baik sepanjang hari dengan ban lunak, jadi tadi aku cukup yakin," tuturnya.
Bezzecchi bahkan menilai dirinya belum tentu mampu tampil lebih kompetitif jika menggunakan ban medium seperti Marc Marquez. Ia justru membuka kemungkinan hasil yang didapat bisa lebih buruk.
"Aku tidak yakin bahwa dengan media ban aku bisa menjalani balapan lebih baik. Terus terang, aku lebih yakin bahwa aku justru bisa saja lebih buruk. Jadi buatku, untuk diriku sendiri, tadi itu pilihan yang bagus," tegas Bezzecchi.
Kini, Bezzecchi memiliki kesempatan untuk menebus hasil Sprint Race pada balapan utama MotoGP Aragon 2026 yang diadakan pada Minggu malam, 30 Agustus 2026.
Dengan pengalaman dari Sprint Race dan evaluasi terhadap strategi ban, Bezzecchi tentu akan berusaha tampil lebih kompetitif pada balapan utama sekaligus kembali menantang dominasi Marc Marquez.
