Hujan Lebat Disertai Petir Berpotensi Terjadi di 7 Wilayah Riau, Hotspot Turun Tajam
Ilustrasi cuaca hujan dan petir.(poto/net)
Pekanbaru, Satuju.com — Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang mengguyur sejumlah wilayah Provinsi Riau pada Jumat (11/9/2026). Hujan yang diprakirakan terjadi secara bergantian mulai pagi, siang, sore, malam hingga dini hari.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.
Peramal Tugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Gita Dewi S., menyebut terdapat tujuh wilayah yang perlu mewaspadai potensi cuaca signifikan tersebut.
Ketujuh wilayah itu yakni Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Kota Pekanbaru.
“Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hilir dan Kota Pekanbaru pada pagi, sore dan malam/dini hari,” ujar Gita dalam informasi prakiraan cuaca Riau, Jumat (11/9/2026).
Hujan Berpotensi Meluas
Berdasarkan pemantauan citra radar cuaca, pada pagi hari hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di sebagian wilayah Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Pekanbaru.
Memasuki siang hingga sore, kondisi udara diprakirakan kabur hingga cerah berawan. Namun, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi turun di Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kampar, Indragiri Hulu, Dumai dan Pekanbaru.
Pada malam hari, hujan terjadi di sebagian wilayah Siak, Rokan Hilir, Indragiri Hulu dan Pekanbaru.
Sementara pada dini hari, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi mengguyur sebagian wilayah Rokan Hilir, Siak dan Pekanbaru.
"Secara umum, kondisi udara Riau diprakirakan kabur hingga berawan pada pagi, malam dan dini hari. Pada siang hingga sore, kondisi berubah menjadi kabur hingga cerah berawan," jelas Gita.
Suhu udara di Riau diprakirakan berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celcius, dengan kelembapan udara mencapai 50 hingga 100 persen.
Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam.
Untuk wilayah perairan Riau, tinggi gelombang yang diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter dan masih berada dalam kategori rendah.
Hotspot Riau Turun 194 Titik
Di tengah potensi hujan, jumlah titik panas atau hotspot di Riau justru mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Berdasarkan pantauan hingga pukul 23.00 WIB, terdapat 123 hotspot yang terdeteksi di Riau. Jumlah tersebut turun sebanyak 194 titik dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 317 hotspot.
Indragiri Hulu wilayah menjadi hotspot terbanyak, yakni 100 titik.
Selanjutnya Indragiri Hilir terpantau sembilan titik, Kepulauan Meranti enam titik, Bengkalis lima titik, Pelalawan dua titik dan Kampar satu titik.
Meski mengalami penurunan, keberadaan hotspot dalam jumlah besar di sejumlah wilayah tetap menjadi perhatian, terutama di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan yang masih berlangsung di Riau.
Sumatera Terdeteksi 1.490 Hotspot
Secara keseluruhan, pemantauan menunjukkan terdapat 1.490 titik api di wilayah Sumatera.
Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 886 titik. Berikutnya Bangka Belitung sebanyak 211 titik dan Lampung 131 titik.
Hotspot juga terpantau di Jambi sebanyak 97 titik, Kepulauan Riau 27 titik, Sumatera Utara sembilan titik, Sumatera Barat empat titik dan Bengkulu dua titik.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan perkembangan cuaca, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan ketika hujan lebat, petir dan angin kencang berpotensi terjadi.
