Marquez Waspadai Bezzecchi di Misano, Duel Ketat Mulai Terlihat

Marquez dan Bezzecchi

Jakarta, Satuju.com — Persaingan ketat langsung tersaji pada hari pertama MotoGP Misano. Marc Marquez menjadi pembalap tercepat pada sesi FP1 Jumat pagi dengan catatan waktu 1 menit 31,468 detik. Namun, pada sesi pra-kualifikasi Jumat sore, pembalap Ducati Lenovo itu harus mengakui kecepatan Marco Bezzecchi dari Aprilia.

Bezzecchi menempati posisi teratas, sementara Marquez berada di urutan kedua dengan selisih hanya 0,1 detik. Hasil tersebut membuat potensi duel keduanya kembali menjadi perhatian, terlebih posisi mereka juga berdekatan di klasemen kejuaraan dunia.

Meski demikian, Marquez menilai situasi di Misano tidak bisa disamakan dengan seri sebelumnya di Aragon.

“Tidak. Meskipun saya mengakhiri hari di posisi kedua, situasinya tidak seperti di Aragon, di mana sepanjang sesi latihan saya secara konsisten berada di tiga besar,” kata Marquez.

Juara dunia sembilan kali itu mengakui masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah bersama tim Ducati Lenovo. Menurutnya, performa satu lap memang cukup kompetitif, tetapi konsistensi masih harus ditingkatkan.

“Saya menghadapi beberapa kesulitan dan kami harus melakukan peningkatan. Tentu saja untuk satu fast lap, saya mampu bersaing. Namun, persaingan di sini sangat ketat,” ujarnya.

Marquez juga menilai sesi kualifikasi Sabtu akan menjadi salah satu penentu penting. Dengan jarak waktu yang sangat tipis antarpembalap, kesalahan kecil bisa berdampak besar terhadap posisi start.

“Kalau membuat kesalahan kecil saja, kita bisa terlempar ke baris kedua atau ketiga grid. Di MotoGP saat ini, itu adalah masalah besar,” tegasnya.

Ketatnya persaingan terlihat dari hasil sesi Jumat. Tujuh pembalap teratas hanya dipisahkan kurang dari 0,5 detik, sedangkan jarak antara 15 pembalap teratas hanya sekitar 0,8 detik.

Menurut Marquez, karakter Sirkuit Misano membuat kekuatan setiap motor relatif berimbang.

“Di Misano semuanya lebih seimbang. Aprilia kuat di tikungan cepat, sementara Ducati unggul di bagian trek yang berkarakter stop-and-go. Setiap motor bisa mengeluarkan potensi terbaiknya di sini,” jelas pembalap berjuluk Baby Alien tersebut.

“Kami harus menemukan set-up yang paling pas dengan gaya balap kami.”

Marquez juga mengaku telah belajar dari pengalaman di Silverstone. Saat itu, ia merasa terlalu memaksakan diri sejak Jumat sehingga kondisi fisiknya terkuras dan berdampak pada penampilannya pada Sabtu serta Minggu.

“Saya belajar dari Silverstone dan sekarang memilih pendekatan yang berbeda untuk hari Jumat. Saya akan berusaha menampilkan performa terbaik pada hari Sabtu dan Minggu,” katanya.

Tantangan fisik di Misano pun tidak dianggap ringan. Marquez menyebut karakter sirkuit sepanjang 4,3 kilometer tersebut memungkinkan pembalap memacu motor secara maksimal dari awal hingga akhir balapan.

“Sangat menuntut. Kita sudah melihatnya tahun lalu. Karena ban belakang tidak terlalu cepat aus, kita bisa gas pol motor secara maksimal sejak awal hingga akhir balapan. Saya akan mengerahkan 100 persen kemampuan seperti biasa,” tuturnya.

Salah satu pekerjaan rumah Marquez berada di sektor ketiga, yang menjadi area kuat Bezzecchi dan para pembalap Aprilia. Namun, Marquez tidak melihat sektor tersebut sebagai tempat terbaik untuk memangkas waktu.

“Tidak ada lagi yang bisa saya perbaiki di area itu. Itu bukan tempat yang tepat untuk memangkas waktu. Bez dan para pembalap Aprilia sangat cepat di tikungan-tikungan tersebut,” ungkapnya.

Ia menyebut karakter tikungan cepat tersebut juga memiliki kemiripan dengan sejumlah bagian di Sirkuit Assen dan Silverstone.

“Kami tahu mereka sangat kuat di sana. Kami harus berusaha lebih cepat di area lain,” tegas pembalap berusia 33 tahun itu.

Menariknya, ketika ditanya apakah podium pada balapan utama Minggu sudah cukup memuaskan, Marquez memberikan jawaban tegas.

“Ya. Tanpa ragu, saya pasti akan langsung menerima hasil podium itu,” katanya sambil tersenyum.

Saat ini Marquez berada di posisi kedua klasemen dengan selisih 19 poin dari Jorge Martin. Namun, posisinya juga belum sepenuhnya aman karena hanya unggul lima poin dari Bezzecchi di peringkat ketiga.

Sementara itu, Martin justru mengawali akhir pekan dengan hasil kurang meyakinkan. Pembalap tersebut hanya mampu menempati posisi ke-10 pada sesi pra-kualifikasi.

Dengan jarak poin yang tipis dan persaingan waktu yang sangat rapat, MotoGP Misano berpotensi menghadirkan pertarungan sengit. Bukan hanya perebutan podium, tetapi juga persaingan di papan atas klasemen yang bisa berubah setelah balapan Minggu.


BERITA TERKAIT