Kasmarni Rombak Birokrasi Bengkalis, Kaban BPKAD Bergeser dan Pejabat Baru Dituntut Buktikan Kinerja
Saat Bupati Kasmarni melantik pejabat baru Pemkab Bengkalis. Mereka dituntut bekerja cepat, berintegritas, dan menghasilkan dampak nyata bagi publik.(poto/ist/Kominfo Bkls)
Puluhan pejabat dilantik, tiga jabatan pimpinan tinggi pratama berganti, dan Kasmarni menegaskan jabatan baru harus dibayar dengan kinerja nyata.
BENGKALIS, Satuju.com - Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni menata kembali jajaran birokrasi dengan melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Senin, 14 September 2026. Pelantikan Pejabat Bengkalis 2026 itu mencatat penempatan tiga pejabat pimpinan tinggi pratama serta puluhan pejabat administrator, pengawas, dan fungsional.
Pelantikan berlangsung di Ruang Dang Merdu Lantai IV Kantor Bupati Bengkalis. Total terdapat 41 pejabat yang mendapat amanah baru, mulai dari jabatan pimpinan tinggi pratama hingga jabatan fungsional dengan tugas tambahan.
Tiga pejabat yang mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama yakni Dr. H. Aready, SE., M.Si. tadinya Kepala Badan (Kaban) Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), kini bergeser sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis.
Kemudian Ed Efendi, SH., MH. dipercaya sebagai Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis. Sementara Hadi Prasetyo, ST., M.Si. jabatan Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bengkalis.
Pada tingkat administrator, Imran, ST., M.Si. dilantik sebagai Sekretaris Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan. Tuti Andayani, SE., M.Ak. sebagai Sekretaris Badan Pendapatan Daerah.
Selanjutnya Jumiharto, SH. menyampaikan Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPP dan Tri Aprilistari, SH. sebagai Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur, Penghargaan dan Pemberhentian BKPP.
Mohammad Safrizal, ST., M.Cs. mendapat tugas sebagai Kepala Bidang Perizinan dan Kelembagaan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah. Munira, SE.Sy., M.Si. dipercaya sebagai Kepala Bidang Pengendalian dan Pengembangan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bengkalis.
Selain jabatan tersebut, Kasmarni juga melantik pejabat pengawas dan sejumlah pejabat lainnya di lingkungan perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, dinas teknis, serta unit pelayanan publik.
Di antaranya Yana Melia, SH. sebagai Kepala UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Kecamatan Mandau; Joko Hendri Sukmana, S.I.P. sebagai Kepala UPTD Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau Kecamatan Mandau dan Kecamatan Bathin Solapan; Indra, SH. sebagai Kepala Sub Bagian Penyusunan Program pada Sekretariat Dinas Perhubungan; serta Bendri, SE.Sy., M.A.P. sebagai Kepala Sub Bagian Penyusunan Program Umum dan Kepegawaian pada Sekretariat Dinas Perdagangan dan Perindustrian.
Khairul Saleh, A.Md. dipercaya sebagai Kepala UPT Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bathin Solapan. Rudy Handoko, SH. sebagai Kepala UPT Pembibitan dan Pengembangan Perkebunan Kecamatan Pinggir. Ardiansyah, A.Md. sebagai Kepala Sub Bidang Penerimaan Kas Daerah pada Bidang Perbendaharaan BPKAD.
Honest Nazaldi, SE.Sy., M.M. menjadi Kepala Seksi Pelayanan Umum Kantor Camat Bantan. Hazazi Akbar, S.Kom. sebagai Lurah Babussalam Kecamatan Mandau. Dedi Dhamhudi, S.A.P. sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial dan Budaya Kantor Camat Pinggir.
Bambang Supriyanto, S.A.P. dan Muhammad, S.A.P. masing-masing mendapat tugas pada UPTD Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau di wilayah Bukit Batu serta Pinggir dan Talang Muandau.
Harzulkifli, SH. dilantik sebagai Kepala UPT Rumah Singgah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Kecamatan Mandau. Sri Rahayu, S, S.Kom. sebagai Kepala UPT Rumah Penampungan Sementara Tuna Sosial Kecamatan Bukit Batu.
Ali Rahmad, S.STP., M.Si. menjadi Kepala UPT Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi Kecamatan Mandau. Wirda Santi, S.A.P. sebagai Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Kelurahan Rimbasekampung Kecamatan Bengkalis.
Muhammad Yusuf, S.Sos. mendapat tugas sebagai Kepala Sub Bagian Keuangan dan Perlengkapan Sekretariat Kantor Camat Bantan. Juprizal, S.A.P. sebagai Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Sosial dan Budaya Kantor Kelurahan Duri Barat Kecamatan Mandau.
Zulkifli, SH. dilantik sebagai Sekretaris Kelurahan Air Jamban. Jernita Simanullang, S.A.P. sebagai Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Kelurahan Air Jamban.
Sementara Desriyanti, SH. dipercaya sebagai Sekretaris Kelurahan Balik Alam dan Jantrin Tobing, A.Md. sebagai Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Kelurahan Balik Alam. Heri Setyawan, SE. dilantik sebagai Sekretaris Kelurahan Gajah Sakti Kecamatan Mandau.
Kasmarni Tekankan Kinerja, Bukan Sekadar Jabatan
Kasmarni menegaskan pelantikan tersebut bukan sekadar agenda rutin birokrasi. Penataan jabatan, kata dia, harus menjadi bagian dari upaya membangun pemerintahan yang berintegritas dan berorientasi pada hasil.
Menurutnya, proses pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas dilakukan melalui evaluasi kinerja serta uji kompetensi atau fit and proper test. Penempatan pejabat mempertimbangkan rekam jejak, kompetensi, dan kebutuhan organisasi.
"Semakin tinggi jabatan, semakin besar tanggung jawab. Semakin besar kewenangan, semakin kuat tuntutan untuk menghadirkan kinerja, integritas, dan keteladanan," ujar Hj. Kasmarni di hadapan para pejabat yang dilantik.
Ia meminta jajaran Pemkab Bengkalis meninggalkan pola kerja yang hanya mengejar penyelesaian administrasi. Bagi Kasmarni, keberhasilan pejabat tidak cukup diukur dari banyaknya laporan maupun anggaran yang terserap.
Ukuran utamanya adalah dampak program terhadap masyarakat.
Kasmarni menyoroti tiga indikator yang harus menjadi perhatian birokrasi. Pertama, kemampuan menyelesaikan persoalan warga. Kedua, kecerdasan pelayanan melalui kecepatan perbaikan dan inovasi layanan publik. Ketiga, hasil terukur yang mencakup output, outcome, dan impact setiap program.
Ia juga meminta birokrasi beradaptasi menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks, mulai dari keterbatasan ruang fiskal, perkembangan teknologi, hingga masyarakat yang semakin kritis.
Menurut Kasmarni, birokrasi tidak boleh terjebak dalam rutinitas dan zona nyaman. Aparatur dituntut bekerja lebih cepat, responsif, adaptif, serta mampu membaca kebutuhan masyarakat.
Selain kompetensi dan inovasi, Kasmarni mengingatkan para pejabat untuk menjaga integritas dan etika kepemimpinan. Jabatan, menurutnya, harus diikuti tanggung jawab dan keteladanan.
Dalam pelantikan tersebut, Bupati Bengkalis juga menetapkan dr. T. Agusta Meisal sebagai Dokter Ahli Madya dengan tugas tambahan sebagai Kepala UPT Puskesmas Meskom Kecamatan Bengkalis.
Sejumlah pejabat fungsional lainnya turut ditetapkan, antara lain dr. Fernando, Sp.A. sebagai Dokter Ahli Utama pada RSUD Bengkalis; Iswani Asra, Am.Keb., SKM. sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda pada UPT Puskesmas Pematang Pudu; Ns. Mutiara Pertiwi, S.Kep. sebagai Administrator Kesehatan Ahli Madya pada RSUD Bengkalis; serta Lely Ira Prativi Dalimunthe, A.Md.AFM., SKM. sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda pada UPT Puskesmas Balai Makam.
Selain itu, Kharlina Adelista, S.Psi. ditetapkan sebagai Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama pada BKPP. Desi Andriani, Amd.Keb., Jasmaidar Caniago, Amd.Keb., dan Rozita, Amd.Keb. masing-masing menjalankan tugas sebagai bidan terampil pada sejumlah UPT Puskesmas di Bengkalis.
Pelantikan menghadirkan Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santosa, Sekda Bengkalis dr. Ersan Saputra TH., Kepala BKPP Djamaluddin, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, Pasi Intel Kodim 0303 Bengkalis Lettu Inf. Agus Dani, Kakan Kemenag H. Khaidir, serta jajaran pejabat dan undangan lainnya.
