Sekolah Kayu Reot di Talang Muandau Bengkalis Disorot, Bupati Kasmarni Pastikan Rehabilitasi Dianggarkan

Sekolah Kayu Reot di Talang Muandau Bengkalis

Bengkalis, Satuju.com - Kondisi bangunan SD Negeri 18 di Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, menjadi perhatian setelah video yang menampilkan kondisi sekolah tersebut beredar di media sosial.

Video yang diunggah akun Instagram @rio_wandara menampilkan bangunan sekolah yang sebagian besar menggunakan material kayu. Sejumlah bagian bangunan tampak sudah lapuk dan mengalami kerusakan, sehingga menimbulkan kekhawatiran mengenai kelayakan sarana pendidikan yang digunakan untuk siswa dan guru.

Dalam unggahan tersebut, kondisi bangunan sekolah digambarkan memprihatinkan. Bangunan kayu yang terlihat sudah tua dan mengalami kerusakan menjadi sorotan warganet, khususnya terkait pemerataan fasilitas pendidikan di daerah.

Sorotan itu kemudian mendapat tanggapan langsung dari Bupati Bengkalis Kasmarni melalui kolom komentar akun Instagram @kasmarni___.

Kasmarni menjelaskan bahwa bangunan yang terlihat dalam video tersebut merupakan SD Negeri 18 di Kecamatan Talang Muandau. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran untuk rehabilitasi sekolah tersebut.

"Ini merupakan sekolah SD Negeri 18 di Kec. Talang Muandau, sebagai informasi untuk rehabilitasi sekolah ini sudah dianggarkan pada APBD Perubahan tahun ini, mohon doa dan dukungannya ya," tulis Kasmarni.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penjelasan pemerintah daerah mengenai tindak lanjut terhadap kondisi sekolah yang viral di media sosial.

Ramai Dikomentari Warganet

Unggahan mengenai kondisi SD Negeri 18 itu turut memancing beragam komentar dari warganet. Sebagian membandingkan kondisi sekolah tersebut dengan bangunan lain yang dinilai lebih baik.

Akun @ctrlshiftf4 menulis komentar dengan membandingkan bangunan sekolah tersebut dengan sekolah dalam sebuah film.

"Masih lebih bagus sekolah bangunan kayu di atas danau, di film Thailand," tulisnya.

Komentar lain datang dari akun @ramastore21 yang menyoroti perbandingan kondisi sekolah dengan fasilitas dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Dapur MBG lebih bagus dari sekolahnya," tulis akun tersebut.

Sementara akun @abanggambar_artholic meminta perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi sekolah yang masih memprihatinkan.

"Mas Gibran tolong ingatkan Pak Prabowo yang pelupa bahwa kemarin-kemarin bilang sekolahan sudah dibagusin semua di Indonesia. Tolong ini terlewat kah sekolahnya," tulisnya.

Akun @effi_nasir juga menyebut kondisi serupa pernah menjadi perhatian di Indragiri Hulu (Inhu).

"Di Inhu sudah duluan kemarin bang. Viral karena dapur MBG lebih bagus dari bangunan sekolah. Alhamdulillah akhirnya dapat bantuan revitalisasi," tulisnya.

Sedangkan akun @zulmentos menyoroti kondisi infrastruktur daerah yang menurutnya masih memerlukan perhatian.

"Daerah terkaya di dunia CPOnya tapi hancur sehancurnya seperti itu bahkan jalan pun juga," tulisnya.

Terlepas dari beragam komentar warganet, tanggapan Bupati Kasmarni menunjukkan bahwa pemerintah Kabupaten Bengkalis telah menyiapkan langkah rehabilitasi terhadap SD Negeri 18 Talang Muandau melalui APBD Perubahan tahun 2026.

Kondisi sekolah tersebut juga kembali menampilkan pentingnya penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang layak, terutama bagi sekolah yang berada di wilayah kecamatan dan daerah yang akses infrastrukturnya masih menghadapi berbagai tantangan.