Bos Intact GP Buka Suara soal Insiden David Munoz dan Veda Ega di Moto3 Austria
Insiden David Munoz dan Veda Ega di Moto3 Austria
Jakarta, Satuju.com – Manajer Intact GP, Peter Ottl, memberikan tambahan terkait kejadian yang melibatkan pembalapnya, David Munoz, dengan Veda Ega Pratama pada balapan Moto3 Austria 2026.
Insiden tersebut terjadi dalam balapan yang berlangsung di Red Bull Ring, Austria, Minggu (20/9/2026). Kontak antara Veda dan Munoz membuat pembalap asal Spanyol terjatuh dan melanjutkan kegagalan balapan.
Sementara itu, Veda yang sempat bersaing di posisi empat besar akhirnya harus finis di urutan ke-13 setelah mendapatkan penalti akibat kejadian tersebut.
Dikonfirmasi Satuju.com, Peter Ottl menilai kontak antara kedua pembalap tergolong minim. Namun, kejadian tersebut tetap membuat Munoz kehilangan kesempatan untuk melanjutkan persaingan.
“Pada sesi balapan, dia (David Munoz) bertarung dengan sangat keras sesuai seperti yang kita semua tahu,” ujar Peter Ottl, dilansir Juara.net dari laman resmi Intact GP.
Menurut Ottl, kondisi fisik Munoz mulai menurun seiring berjalannya balapan. Meski demikian, pembalap tersebut masih mampu mempertahankan persaingan di barisan depan.
Namun, kondisi fisiknya menurun seiring dengan berjalannya balapan.
"Dia bisa melewati rintangan itu dan bersaing di posisi enam besar."
Sayangnya, kisah Munoz berakhir setelah terlibat dengan pembalap lain. Munoz terjatuh dan tidak dapat melanjutkan balapan.
"Sayang, dia terjatuh setelah mengalami sedikit pengalaman dengan pembalap lain."
"Kami senang dia tidak sampai menderita cedera yang serius," kata Ottl.
Ottl juga mengapresiasi performa dua pembalap Intact GP lainnya yang dinilai mampu tampil kompetitif. Hasil tersebut menjadi modal bagi tim untuk menghadapi seri-seri berikutnya di luar Eropa.
"Senang melihat kami yang bisa mengandalkan dua pembalap lagi dan keduanya langsung kompetitif."
“Hal itu menjadi motivasi tersendiri untuk kami menjalani seri lain di luar Eropa,” tambahnya.
Munoz Sebut Terpaksa Keluar Lintasan
Sementara itu, David Munoz memiliki pandangan tersendiri mengenai kejadian yang terjadi dengan Veda Ega Pratama.
Munoz menyebut manuver pembalap lain membuat dirinya terdorong keluar sepanjang tikungan. Ia kemudian berusaha mengendalikan motor, namun malah terjebak di area kerikil hingga akhirnya terjatuh.
“Balapan sejatinya berlangsung cukup baik,” kata Munoz.
"Saya bisa menggeber sepeda motor dengan cepat dan merasa nyaman."
"Tapi, sayangnya pembalap lain memaksaku keluar dari lintasan saat membelok di tikungan."
"Saya berusaha keras untuk mengendalikan sepeda motor namun malah terjebak di kerikil."
“Pada akhirnya, aku terjatuh.”
Munoz bersyukur kejadian tersebut tidak membuatnya mengalami cedera serius.
“Untungnya, saya baik-baik saja dan tidak mencederai diri saya sendiri,” sambung pembalap asal Spanyol tersebut.
Setelah menyelesaikan seri Austria, persaingan Moto3 2026 akan berlanjut ke Jepang.
Seri ke-16 Moto3 2026 tersebut dijadwalkan berlangsung pada awal Oktober mendatang. Veda Ega Pratama dan para pembalap lainnya akan kembali bersaing untuk meraih hasil terbaik di seri berikutnya.
