Kampung Nelayan Merah Putih Pambang Pesisir Dilengkapi Pabrik Es Slurry Ice

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui tim instruktur melakukan uji teknis atau commissioning Pabrik Es Portabel (PEP) Slurry Ice

Bengkalis, Satuju.com – Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, terus diperkuat dengan berbagai fasilitas pendukung untuk meningkatkan kualitas penanganan hasil tangkapan sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat nelayan.

Terbaru, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui tim instruktur melakukan uji teknis atau commissioning Pabrik Es Portabel (PEP) Slurry Ice, Jumat (25/9/2026).

Selain uji teknis, kegiatan tersebut juga diisi dengan pelatihan bagi calon operator serta pemeriksaan fasilitas pendukung yang akan digunakan dalam operasional KNMP Pambang Pesisir.

Kegiatan berlangsung di ruang pertemuan KNMP Desa Pambang Pesisir dan diikuti tim instruktur KKP, calon operator pabrik es portabel, serta masyarakat nelayan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis Hasbullah yang mewakili Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis Muhammad Azmir, Kepala Bidang Bina Mutu Usaha Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Arie Pranata beserta jajaran staf.

Kepala Desa Pambang Pesisir Pasla bersama perangkat desa juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dari KKP, tim instruktur terdiri dari Muji Dwi Saptono selaku Inspektur Mutu Hasil Perikanan Ahli Madya, Djuwarno selaku Pengelola Layanan Operasional, Muchamad Fathir sebagai Asisten Inspektur Mutu Hasil Perikanan Penyelia, serta Muhammad Helmi sebagai teknisi.

Teknologi Slurry Ice untuk Jaga Kesegaran Ikan

Dalam pelatihan tersebut, tim instruktur KKP memberikan penjelasan mengenai pengoperasian Pabrik Es Portabel yang menghasilkan slurry ice atau bubur es.

Teknologi tersebut memiliki karakteristik berbeda dengan es balok yang selama ini banyak digunakan nelayan. Berbentuk seperti bubur, slurry ice dapat menyelimuti permukaan ikan secara lebih merata sehingga proses pendinginan hasil tangkapan dapat berlangsung lebih optimal.

Tim KKP menjelaskan, teknologi slurry ice telah digunakan sebagai salah satu teknologi penanganan hasil perikanan di sejumlah negara, termasuk kawasan Eropa.

Penggunaan teknologi tersebut diharapkan dapat membantu mempertahankan kesegaran ikan lebih lama serta menjaga mutu hasil tangkapan nelayan sejak ikan diperoleh hingga sampai ke tahap berikutnya.

Mulai Jumat, tim instruktur KKP melakukan uji coba operasional Pabrik Es Portabel selama 24 jam. Dalam satu kali proses produksi, fasilitas tersebut ditargetkan mampu menghasilkan sekitar tiga ton slurry ice.

Untuk produksi perdana, slurry ice yang dihasilkan akan dibagikan secara gratis kepada nelayan Desa Pambang Pesisir yang dijadwalkan melaut pada Sabtu (26/9/2026).

50 Cool Box Disiapkan untuk Nelayan

Selain menguji Pabrik Es Portabel, tim juga melakukan pemeriksaan terhadap bantuan 50 unit cool box yang akan diserahkan KKP untuk mendukung operasional KNMP Pambang Pesisir.

Pemeriksaan dilakukan secara mendetail guna memastikan seluruh cool box memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan KKP sebelum diserahkan kepada masyarakat.

Selanjutnya, 50 unit cool box tersebut akan dipinjam-pakaikan kepada nelayan Desa Pambang Pesisir. Fasilitas ini diharapkan dapat mendukung proses penanganan dan penyimpanan hasil tangkapan sehingga kualitas ikan tetap terjaga.

Dukungan fasilitas bagi KNMP Pambang Pesisir juga mencakup 10 unit CHES freezer yang sebelumnya telah diterima Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis dari KKP.

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pelaku usaha pengolahan hasil perikanan yang berada di sekitar kawasan KNMP Kabupaten Bengkalis.

Sepuluh unit CHES freezer itu nantinya akan diberikan kepada lima kelompok usaha pengolahan hasil perikanan. Namun, penyerahannya masih menunggu arahan lebih lanjut dari KKP terkait teknis pelaksanaan.

Perkuat Rantai Produksi Perikanan

Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Perikanan menyambut baik dukungan KKP melalui program Kampung Nelayan Merah Putih.

Berbagai fasilitas dan teknologi yang diberikan diharapkan dapat memperkuat rantai produksi perikanan, mulai dari penanganan hasil tangkapan, penyimpanan hingga pengolahan.

Dukungan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan produksi hasil perikanan sekaligus memberikan nilai tambah bagi nelayan serta pelaku usaha pengolahan hasil perikanan.

Pemkab Bengkalis juga terus mendorong sinergi dengan pemerintah pusat dan berbagai pihak untuk mengoptimalkan keberadaan KNMP sebagai kawasan yang mendukung peningkatan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Dengan hadirnya Pabrik Es Portabel, cool box, dan freezer, kawasan KNMP Pambang Pesisir diharapkan tidak hanya menjadi sentra aktivitas nelayan, tetapi juga mampu memperkuat ekosistem usaha perikanan dari hulu hingga hilir.


BERITA TERKAIT