Pedro Acosta Diprediksi Jadi Rival Utama Marc Marquez di Ducati, Ini Kata Crew Chief KTM

Pedro Acosta

Jakarta, Satuju.com – Pedro Acosta diprediksi menjadi pesaing utama Marc Marquez ketika keduanya bergabung dalam satu tim di Ducati Lenovo pada MotoGP 2027. Crew Chief KTM, Paul Trevathan, menilai kehadiran Acosta akan menghadirkan tantangan berbeda bagi Marquez yang selama ini dikenal sebagai salah satu pebalap paling dominan di kelas premier.

Trevathan menilai Marquez belum pernah menghadapi rekan setim dengan karakter dan daya saing seperti Acosta. Persaingan keduanya bahkan diperkirakan sudah dimulai sejak berada di dalam garasi tim.

Penilaian tersebut disampaikan Trevathan setelah Acosta meraih kemenangan pertamanya di kelas MotoGP pada seri Austria 2026. Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi pebalap Spanyol itu sebelum meninggalkan KTM dan bergabung dengan Ducati musim depan.

“Ini adalah tantangan yang sangat besar,” ujar Trevathan kepada TNT Sports seusai MotoGP Austria 2026.

Menurut Trevathan, Marquez memiliki kemampuan untuk mempengaruhi kondisi mental rekan setimnya sekaligus membangun dukungan dari orang-orang di sekitarnya. Namun, ia menilai Acosta akan memberikan tantangan tersendiri bagi juara dunia tersebut.

"Persaingan itu sudah dimulai sejak di dalam garasi. Marc adalah ahlinya dalam hal mempengaruhi mental rekan setimnya serta memahami cara menggalang dukungan dari tim di sekitarnya. Tapi dia juga belum pernah memiliki sosok seperti Acosta di sisinya," sambungnya.

Trevathan juga menonjolkan karakter Acosta yang dinilai memiliki kegigihan tinggi. Menurutnya, pebalap muda tersebut tidak terlalu memikirkan persoalan menang atau kalah, melainkan selalu berusaha mengerahkan kemampuan terbaiknya.

Ia tetap memberikan penghormatan terhadap pencapaian Marquez yang telah membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pebalap terbaik di MotoGP. Meski begitu, Trevathan meyakini karakter Acosta akan membuat persaingan internal Ducati semakin menarik.

"Marc adalah juara yang luar biasa, pebalap yang hebat, dan saya sama sekali tidak meremehkan kemampuannya. Namun, seperti yang saya katakan, menurut saya dia belum pernah memiliki sosok dengan karakter licik atau sosok 'monster' seperti Pedro Acosta di sisinya," ungkap Trevathan.

"Percayalah, ini akan menjadi tontonan yang sangat seru bagi kalian," tambahnya.

Trevathan bukan sosok asing dalam perjalanan karier Acosta. Keduanya telah bekerja sama sejak pebalap asal Spanyol itu menjalani debut di kelas MotoGP pada tahun 2024.

Selama tiga musim bekerja bersama, Trevathan menyaksikan perkembangan Acosta menjadi salah satu pebalap yang diperhitungkan di kelas utama. Namun, perjalanan tersebut tidak selalu berjalan mulus karena KTM beberapa kali mengalami kesulitan dalam menyediakan motor yang kompetitif.

Kerja keras Acosta akhirnya membuahkan hasil di MotoGP Austria. Tampil di hadapan pendukung KTM, ia berhasil meraih kemenangan perdana di kelas utama setelah sebelumnya meraih 15 podium tanpa kemenangan.

Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Acosta sebelum memulai petualangan baru bersama Ducati pada 2027. Di tim tersebut, ia akan berbagi garasi dengan Marquez, yang selama ini menjadi salah satu tolok ukur persaingan di kelas premier.

Kehadiran dua pebalap Spanyol tersebut dalam satu tim pun membuka potensi persaingan internal yang menarik untuk disaksikan pada musim mendatang.


BERITA TERKAIT