UAS Letakkan Batu Pertama Gedung SMA Trensains Al Ikram, Pesantren Ikramul Quran Bengkalis Kembangkan Pendidikan Berbasis Al-Quran dan Sains

UAS Letakkan Batu Pertama Gedung SMA Trensains Al Ikram

Bengkalis, Satuju.com – Kehadiran Ustadz Abdul Somad, Lc., DESA, Ph.D. (UAS) di Pondok Pesantren Ikramul Quran Bengkalis, Kamis (8/10/2026), menjadi momentum penting bagi pengembangan pendidikan Islam di Kabupaten Bengkalis. Dalam kunjungan tersebut, UAS melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung SMA Trensains Al Ikram.

Kedatangan UAS bersama rombongan pukul 10.00 WIB disambut hangat oleh pimpinan pesantren, para ustadz dan ustadzah, serta santriwan dan santriwati yang melantunkan shalawat. Suasana khidmat dan penuh haru menyertai penyambutan tersebut.

Pembangunan Gedung SMA Trensains Al Ikram menjadi bagian dari upaya Pondok Pesantren Ikramul Quran Bengkalis mengembangkan pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan sains.

Dalam tausiyahnya, UAS mengajak masyarakat Bengkalis dan sekitarnya untuk memberikan perhatian serius terhadap pendidikan generasi muda. Ia menekankan pentingnya memilih lingkungan pendidikan yang tidak hanya mendukung prestasi akademik, tetapi juga menjaga akidah, membentuk kedisiplinan beribadah, dan menanamkan akhlak mulia.

“Kalau kita ingin anak-anak kita terjaga shalat lima waktunya dan maksimal dalam menuntut ilmu, maka lingkungan pendidikan sangat penting. Di pesantren, sejak sebelum Subuh mereka dibiasakan melaksanakan shalat Tahajud. Setelah Subuh, mereka murojaah hafalan Al-Qur'an, kemudian mengikuti pembelajaran formal,” ujar UAS.

Menurutnya, pola pendidikan pesantren merupakan salah satu ikhtiar membentuk generasi yang memiliki keseimbangan antara kemampuan intelektual dan kekuatan spiritual. Kedekatan dengan Al-Qur’an, kedisiplinan dalam beribadah, serta penguasaan ilmu pengetahuan diharapkan menjadi bekal bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, Dr. Ersan Saputra, TH, Dewan Penasihat Pondok Pesantren Ikramul Quran, Dr. H. Muhammad Ashsubli, S.HI., M.Si. dan Dr. Haris Riadi, M.Ag., serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Hadi Prasetyo, ST., M.Si.

Kehadiran unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat tersebut menunjukkan dukungan terhadap pengembangan pendidikan pesantren yang diharapkan mampu melahirkan generasi berilmu, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Hadi Prasetyo, mengapresiasi Pondok Pesantren Ikramul Quran yang telah menyelenggarakan pendidikan formal pada jenjang SMP dan SMA. Menurutnya, perpaduan pendidikan agama dan pendidikan formal memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dunia pendidikan di Kabupaten Bengkalis.

Hadi juga menyoroti prestasi siswa SMP IT Tahfizh Al Ikram yang berhasil meraih Juara I dalam ajang Cerdas Cermat yang diselenggarakan Dewan Pendidikan Kabupaten Bengkalis.

Prestasi tersebut dinilainya menunjukkan bahwa santri memiliki peluang untuk berkembang secara seimbang, baik dalam hafalan Al-Qur’an maupun kemampuan akademik dan pengetahuan umum.

“Kita berharap ke depan semakin banyak lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan spiritualitas yang kuat. Generasi seperti inilah yang kita harapkan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Bengkalis dan bangsa Indonesia,” ungkap Hadi.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Ikramul Quran Bengkalis, Dr. Zulfan Ikhram, MA, menyampaikan terima kasih kepada UAS, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, jajaran Dinas Pendidikan, Dewan Penasihat, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan gedung SMA tersebut.

Ia mengatakan, pesantren telah memperoleh izin operasional untuk jenjang SMA. Kehadiran jenjang pendidikan baru ini menjadi langkah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda di Bengkalis dan sekitarnya.

“Alhamdulillah, Pondok Pesantren Ikramul Quran Bengkalis telah memiliki izin operasional untuk jenjang SMA. Ini merupakan bagian dari ikhtiar kami untuk memperluas akses pendidikan yang berkualitas bagi generasi muda,” ujarnya.

Dewan Penasihat Pondok Pesantren Ikramul Quran Bengkalis, Dr. H. Muhammad Ashsubli, S.HI., M.Si., menambahkan bahwa pembangunan Gedung SMA Trensains Al Ikram tidak sekadar berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang di bidang pendidikan dan peradaban.

Ia berharap gedung kelak tersebut menjadi tempat lahirnya generasi yang memiliki pemahaman agama yang mendalam, unggul dalam sains, berkarakter kuat, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Peletakan batu pertama itu pun menandai dimulainya upaya bersama untuk memperkuat pendidikan yang memadukan Al-Qur'an, ilmu pengetahuan, karakter, dan spiritualitas.

Dengan dukungan pemerintah daerah, pengelola pesantren, orang tua, dan masyarakat, pembangunan SMA Trensains Al Ikram diharapkan dapat memperluas pilihan pendidikan berkualitas sekaligus menjadi investasi bagi masa depan generasi muda Kabupaten Bengkalis.