Penalti Paksa Hakim Danish Start dari Posisi ke-26 di Moto3 Mandalika 2026, Veda Ega ke-7
Moto3 Mandalika 2026
Jakarta, Satuju.com – Pembalap debutan Moto3, Hakim Danish, harus menghadapi tantangan berat pada balapan MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026). Pembalap Malaysia tersebut dijatuhi penalti oleh Panel Steward MotoGP sehingga harus memulai balapan dari posisi paling belakang.
Danish sebelumnya menempati posisi ke-18 dalam hasil kualifikasi. Namun, hukuman dijatuhkan setelah ia dinilai berkendara terlalu lambat di jalur balap saat menjalani sesi kualifikasi pertama (Q1), sehingga menghalangi laju Leo Rammerstorfer dari SIC58 Squadra Corse dan Eddie O'Shea dari GRYD Racing.
Dilansir dari News Straits Times, Danish sebenarnya menunjukkan performa menjanjikan pada Q1. Pembalap tim AEON Credit-MT Helmets-MSI itu mencatatkan waktu 1 menit 37,980 detik dan finis di posisi kedua untuk memastikan tempat di sesi kualifikasi kedua (Q2).
Sayangnya, ia gagal mempertahankan kecepatan tersebut ketika bersaing dengan para pembalap di Q2. Danish mencatatkan waktu 1 menit 39,619 detik dan harus puas menempati posisi ke-18 sebelum penalti diterapkan.
Akibat hukuman tersebut, pembalap berusia 19 tahun itu akan memulai balapan dari posisi ke-26 di baris kesembilan. Meski harus menghadapi situasi sulit, Danish menegaskan tetap bertekad memberikan penampilan terbaik.
"Saya bekerja keras di Q1 untuk mencoba lolos ke Q2 dan saya berhasil melakukannya," ujar Danish.
Ia mengakui kehilangan waktu ketika melebar saat menikung di Q2. Selain itu, kesempatan untuk memperbaiki catatan waktunya juga terbatas karena jumlah putaran yang dilakoninya tidak mencukupi.
"Saya harus memulai balapan dari posisi paling belakang besok karena penalti tersebut. Saya akan tetap memberikan yang terbaik dan berusaha meraih hasil positif dalam balapan besok," katanya.
Brian Uriarte Rebut Pole Position Moto3 Mandalika
Sementara itu, Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo berhasil merebut pole position setelah mencatatkan waktu tercepat 1 menit 36,861 detik.
David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP menempati posisi kedua dengan selisih 0,087 detik dari Uriarte. Adapun Alvaro Carpe, rekan setim Uriarte, melengkapi baris depan setelah mencatatkan selisih waktu 0,156 detik.
Hasil tersebut membuat persaingan di barisan depan diperkirakan berlangsung ketat. Uriarte akan memiliki keuntungan memulai balapan dari posisi terdepan, sedangkan para pembalap di belakangnya harus memanfaatkan start dan lap-lap awal untuk memperbaiki posisi.
Danish sendiri sebelumnya sempat menunjukkan potensi besar dengan finis ketiga di Mugello dan meraih kemenangan Grand Prix pertamanya di Brno pada Juni 2026. Namun, performanya mengalami penurunan sejak jeda musim panas.
Sejumlah Pembalap Lain Juga Terkena Penalti
Hukuman tidak hanya diberikan kepada Danish. Lima pembalap lainnya, yakni Zen Mitani, Leo Rammerstorfer, Eddie O'Shea, Scott Ogden, dan Ruche Moodley, juga dijatuhi penalti turun posisi di grid akibat pelanggaran terkait berkendara terlalu lambat saat kualifikasi.
Selain itu, David Munoz turut menerima hukuman turun posisi, tetapi dengan alasan berbeda. Ia terlibat kontak dengan Ruche Moodley ketika menjalani Q1.
Munoz yang semula berhak menempati posisi start ke-14 akhirnya harus memulai balapan dari posisi ke-17.
Veda Ega Pratama Start Ketujuh, Siap Berjuang di Kandang Sendiri
Di tengah sejumlah penalti yang mewarnai kualifikasi Moto3, pembalap Indonesia Veda Ega Pratama justru mengamankan posisi start ketujuh. Pembalap bernomor 9 tersebut mencatatkan waktu putaran terbaik 1 menit 37,246 detik dan akan memulai balapan dari baris ketiga.
Posisi tersebut membuka peluang bagi Veda untuk bersaing di kelompok depan, terutama jika mampu melakukan start dengan baik dan menjaga konsistensi sepanjang balapan.
Dalam keterangan resmi Honda Team Asia, Veda mengaku cukup puas dengan performa motor dan persiapan yang dilakukan bersama tim. Ia juga menyebut sesi latihan memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sejumlah aspek yang masih perlu diperbaiki.
"Hasil kualifikasi juga positif. Hasilnya tidak buruk, meskipun selisih waktunya hanya 0,3 detik, jadi menurut saya mungkin kami bisa meraih hasil yang sedikit lebih baik lagi," ujar Veda.
Ia menambahkan, kondisi motor terasa nyaman, terutama ketika melakukan pengereman. Persiapan bersama mekanik juga telah mencakup pembahasan strategi kualifikasi dan balapan.
Veda kini bertekad memanfaatkan posisi start ketujuh untuk menjaga persaingan dengan para pembalap terdepan.
"Memulai dari posisi ke-7 memberi kami peluang bagus. Saya akan berusaha melakukan start yang kuat, tetap berada di grup depan, dan berjuang meraih hasil terbaik," katanya.
Bagi Veda, balapan di Sirkuit Mandalika memiliki arti khusus karena berlangsung di hadapan pendukung sendiri. Ia berharap dapat memberikan hasil maksimal bagi tim sekaligus membanggakan para penggemar balap Indonesia.
"Balapan di kandang sendiri terasa sangat istimewa, dan saya ingin memberikan segalanya demi tim serta seluruh penggemar Indonesia yang mendukung saya," tuturnya.
Balapan Moto3 Indonesia dijadwalkan berlangsung pada Minggu (11/10/2026) mulai pukul 11.00 WIB. Perhatian pun tertuju pada perjuangan Veda dari posisi ketujuh dan upaya Danish menembus persaingan setelah harus memulai balapan dari barisan paling belakang.
