Bupati Kasmarni Ajak Warga Bengkalis Tanam Sayuran di Pekarangan, Tekan Inflasi dan Perkuat Ketahanan Pangan
Bupati Kasmarni Ajak Warga Bengkalis Tanam Sayuran di Pekarangan
Bengkalis, Satuju.com – Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah menjadi lahan produktif dengan menanam berbagai jenis sayuran. Langkah sederhana ini dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus menghemat pengeluaran rumah tangga dan mendukung pengendalian inflasi daerah.
Kasmarni mengatakan, pekarangan rumah memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai tempat budidaya tanaman pangan, seperti cabai, kangkung, bayam, sawi, dan berbagai jenis sayuran lainnya yang relatif mudah ditanam dan dirawat.
Menurutnya, pemanfaatan lahan kosong di sekitar rumah tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga dapat menciptakan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan sehat.
Ia berharap masyarakat mulai membiasakan diri melakukan kegiatan produktif dengan memanfaatkan lahan yang tersedia. Jika dilakukan secara bersama-sama, gerakan tersebut dapat memperkuat kemandirian pangan keluarga sekaligus mendukung ketahanan pangan Kabupaten Bengkalis.
Upaya ini juga diharapkan membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, terutama komoditas sayuran yang berpotensi mengalami kenaikan harga.
“Melalui gerakan menanam sayuran di pekarangan rumah, diharapkan tumbuh budaya hidup produktif dan mandiri di tengah masyarakat Kabupaten Bengkalis,” tutur Kasmarni.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kesadaran untuk mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan, sehingga lahan yang sebelumnya tidak digunakan dapat memberikan nilai tambah bagi keluarga.
Pemkab Bengkalis Siapkan 100 Ribu Benih Cabai
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis, Mohammad Azmir, mengatakan pemerintah daerah juga menjalankan program budidaya cabai untuk mengantisipasi ketersediaan pasokan dan kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2027.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah memastikan pelaksanaan kegiatan Kawasan Aneka Cabai Tahap II Tahun 2026 berjalan dengan baik.
Dalam program tersebut, sebanyak 100.000 benih cabai telah disemai dan disebarkan di tiga desa di Pulau Bengkalis. Kelompok tani ketiga yang terlibat yaitu Kelompok Tani Penghijauan Bumi di Desa Kuala Alam, Kelompok Tani Sabar Nrimo di Desa Bantan Tengah, dan Kelompok Tani Berancah Bersatu di Desa Berancah.
Selain melalui program pemerintah, penanaman cabai juga dilakukan secara mandiri oleh sejumlah kelompok tani di berbagai wilayah.
Kelompok tani tersebut antara lain Kelompok Tani Sumber Rezeki di Desa Pergam, Kecamatan Rupat; Kelompok Tani Milenial di Desa Pambang Baru, Kecamatan Bantan; serta Kelompok Tani Tunas Muda di Desa Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai bagian dari upaya menjaga keterjangkauan harga dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok.
Panen Ditargetkan Akhir Desember hingga Januari
Azmir menggambarkan hasil pelindung cabai tersebut mulai dapat dipanen pada akhir Desember 2026 hingga awal Januari 2027. Perkiraan waktu panen ini diharapkan dapat mendukung ketersediaan pasokan cabai ketika kebutuhan masyarakat meningkat menjelang dan setelah pergantian tahun.
Ia juga mengajak masyarakat membeli hasil pertanian lokal yang tersedia dengan harga terjangkau. Dukungan terhadap produk petani daerah dinilai penting untuk memperkuat keberlanjutan usaha pertanian sekaligus menjaga pasokan pangan di tingkat lokal.
Melalui kolaborasi antara program pemerintah, kelompok tani, dan partisipasi masyarakat, Pemkab Bengkalis berharap upaya penguatan ketahanan pangan serta pengendalian inflasi dapat berjalan lebih optimal.
Pemanfaatan pekarangan rumah dan peningkatan produksi cabai lokal diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju, dan Sejahtera.
