Bos Red Bull KTM Ajo Kecewa di Moto3 Indonesia 2026, Alvaro Carpe Gagal Finis
Moto3 Indonesia 2026.(poto/net)
Mandalika, Satuju.com – Bos Red Bull KTM Ajo, Niklas Ajo, mengungkapkan kekecewaannya setelah timnya menyelesaikan balapan Moto3 Indonesia 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Minggu (11/10/2026). Meski Brian Uriarte berhasil mengamankan podium ketiga, kegagalan Alvaro Carpe menyelesaikan balapan membuat target tim untuk menempatkan dua pembalap di barisan depan tidak tercapai.
Secara keseluruhan, Red Bull KTM Ajo menampilkan performa kompetitif sepanjang pekan balapan di Mandalika. Kecepatan kedua pembalap dinilai cukup menjanjikan untuk bersaing memperebutkan posisi podium.
Namun, harapan tersebut pupus setelah Carpe mengalami kecelakaan ketika balapan memasuki putaran ke-10. Pembalap asal Spanyol itu terjatuh dan tidak dapat melanjutkan lomba.
Niklas Ajo menyayangkan kejadian tersebut karena menilai Carpe memiliki peluang untuk bersaing di zona podium bersama Uriarte. Padahal, tim sebelumnya menargetkan kemenangan dalam seri Moto3 Indonesia kali ini.
"Secara keseluruhan, ini adalah pekan balapan yang positif. Meski begitu, memang hasil akhir yang kami dapatkan sedikit membuat kecewa," ungkap Ajo, dikutip dari laman resmi Red Bull KTM Ajo melalui Juara.net.
Ia menjelaskan, kemenangan menjadi sasaran utama tim dalam balapan tersebut. Namun, sejumlah kejadian pada fase awal balapan membuat target itu sulit diwujudkan.
"Target hari ini sebenarnya adalah menggondol kemenangan. Namun, sayangnya banyak hal yang terjadi di awal balapan yang menjegal kami untuk melakukan hal itu," ujarnya.
Kekecewaan terbesar Ajo diumumkan pada hasil balapan Carpe. Menurutnya, kedua pembalap Red Bull KTM Ajo memiliki kemampuan untuk bersaing memperebutkan podium jika tidak terkendala insiden.
"Saya pribadi sangat kecewa dengan bagaimana balapan Alvaro berakhir. Karena saya merasa dua pembalap kami punya peluang untuk bertarung di zona podium," lanjutnya.
Meski begitu, Ajo tetap mengapresiasi kecepatan yang ditunjukkan para pembalapnya sepanjang pekan balapan. Ia memilih menjadikan hasil di Mandalika sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi seri berikutnya.
"Pada akhirnya, seperti inilah balapan dunia. Pembalap kami menunjukkan kecepatan yang tinggi sepanjang pekan. Mari kita melihat ke depan dan mencoba lagi di Australia," imbuhnya.
Alvaro Carpe Tetap Optimistis Hadapi Seri Berikutnya
Kekecewaan juga dirasakan Alvaro Carpe setelah gagal menyelesaikan balapan di Mandalika. Padahal, pembalap muda Spanyol tersebut mengaku menjalani rangkaian kegiatan selama tiga hari dengan perkembangan yang positif sebelum kejadian terjadi.
Meski gagal finis, Carpe tetap melihat sisi positif dari performa yang ditampilkannya sepanjang pekan balapan. Pengalaman di Mandalika diharapkan menjadi bekal untuk kembali bersaing pada seri berikutnya.
"Sayang sekali kami menyelesaikan pekan dengan hasil seperti ini. Semua berjalan positif sampai kejadian itu terjadi. Saya kira, kami tampil solid dalam tiga hari tersebut," ungkap Carpe.
Hasil Moto3 Indonesia 2026 pun menjadi catatan tersendiri bagi Red Bull KTM Ajo. Podium ketiga Uriarte memberikan hasil positif bagi tim, namun kegagalan Carpe finis menyisakan pekerjaan rumah untuk memaksimalkan peluang kedua pembalap dalam kompetisi di seri selanjutnya, yakni Grand Prix Australia.
