Jemput Bola Adminduk, Pemkab Bengkalis Layani Warga Tiga Desa di Simpang Ayam
Pemkab Bengkalis Layani Warga Tiga Desa di Simpang Ayam
Bengkalis, Satuju.com – Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus memperluas akses pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) melalui program jemput bola. Kali ini, pelayanan dipusatkan di Desa Simpang Ayam, Kamis (15/10/2026), dengan melibatkan masyarakat dari Desa Meskom dan Desa Perapat Tunggal.
Program ini bertujuan memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus menempuh perjalanan ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bengkalis maupun Unit Pelaksana Teknis (UPT) Disdukcapil di kecamatan.
Melalui pelayanan langsung di desa, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan yang lebih cepat, mudah, dan terjangkau, termasuk bagi warga yang tinggal jauh dari pusat pelayanan pemerintahan.
Menurut Syahruddin, pelayanan yang menjangkau tiga desa tersebut merupakan bagian dari implementasi program unggulan Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan hingga ke pelosok desa.
Adapun layanan yang diberikan meliputi perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Selain membantu warga melengkapi dokumen kependudukan, kegiatan ini juga menitikberatkan pada percepatan aktivasi IKD sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan publik. Upaya tersebut turut diarahkan untuk mendukung penerapan Agen Perlindungan Sosial (Parlinsos).
Dengan aktivasi IKD, masyarakat diharapkan semakin mengenal dan terbiasa menggunakan teknologi digital untuk mengakses layanan administrasi kependudukan. Digitalisasi ini juga diharapkan mendukung integrasi pelayanan perlindungan sosial agar lebih efektif dan menjangkau masyarakat secara luas.
Pelaksanaan pelayanan jemput bola tersebut didukung sinergi pemerintah kabupaten dan pemerintah desa. Sejumlah unsur turut hadir, di antaranya perwakilan Dinas Sosial, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa untuk mendukung kelancaran kegiatan.
Kepala Desa Simpang Ayam, Mujiono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, atas pelaksanaan pelayanan adminduk langsung di wilayahnya.
Menurut Mujiono, kehadiran petugas di desa memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama warga yang terkendala waktu, biaya, maupun akses untuk mendatangi kantor pelayanan administrasi kependudukan.
Keterlibatan masyarakat dari Desa Simpang Ayam, Desa Meskom, dan Desa Perapat Tunggal juga dinilai membantu warga mengurus dokumen yang dibutuhkan sekaligus memperoleh informasi mengenai pemanfaatan layanan digital pemerintah.
Pemkab Bengkalis berharap program jemput bola administrasi kependudukan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak desa. Dengan demikian, kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen kependudukan meningkat dan cakupan kepemilikan dokumen dapat terus diperluas.
Percepatan aktivasi IKD juga diharapkan mendorong masyarakat beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta memanfaatkan layanan pemerintahan berbasis digital secara optimal.
Melalui program ini, Pemkab Bengkalis menegaskan komitmennya untuk meningkatkan mutu pelayanan publik, memperluas pemerataan akses administrasi kependudukan, dan memperkuat transformasi digital hingga tingkat desa.
Langkah tersebut sejalan dengan visi Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju, Sejahtera, dan Unggul di Indonesia, melalui pelayanan pemerintahan yang semakin dekat, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
