Agnez Mo Debut Film Panjang Hollywood Bareng Nicolas Cage di Cyber Thriller C.L.A.Y.
Agnez Mo (poto/net)
Jakarta, Satuju.com – Penyanyi sekaligus aktris Indonesia, Agnez Mo, bersiap menorehkan pencapaian baru di industri perfilman Hollywood. Ia akan menjalani debut film panjang Hollywood pertamanya melalui proyek bergenre cyber thriller berjudul CLAY, yang turut dibintangi aktor ternama Nicolas Cage.
Film yang sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris tersebut juga menghadirkan sejumlah nama aktor internasional, di antaranya Michael Sheen, Jordi Mollà, Emilio Sakraya, dan Adrian Topol. Proyek ini disutradarai oleh Simon Afram dan memulai proses produksi di London pada November 2026.
Dikutip dari Deadline, Senin (19/10/2026), CLAY menjadi debut penyutradaraan film panjang bagi Afram. Sebelumnya, ia terlibat sebagai penulis dan produser dalam film mata-mata berlatar Perang Dunia II berjudul Fortitude, yang digarap Simon West.
Afram menyambut baik keterlibatan Agnez Mo dalam film tersebut. Ia menilai penyanyi asal Indonesia itu memiliki kualitas sebagai seniman global sekaligus kemampuan akting yang sesuai dengan karakter dan dunia cerita CLAY
"Agnez adalah seniman global sejati dengan basis penggemar yang tersebar di berbagai benua. Ia adalah aktris yang memikat—berani, intens, dan memiliki kedalaman emosional yang luar biasa," ujar Afram.
Ia juga mengungkapkan kegembiraannya atas bergabungnya Agnez dalam jajaran pemain film tersebut.
"Kami sangat senang menyambutnya ke dalam jajaran pemeran yang istimewa ini. Ia sangat cocok dengan dunia CLAY," lanjutnya.
Kisah Peretas Bawah Tanah yang Mengubah Dunia Nyata
CLAY mengangkat kisah seorang jenius komputer yang memiliki kecerdasan luar biasa, tetapi merasa diabaikan oleh lingkungan sosialnya. Kehidupannya mulai berubah ketika ia menemukan tujuan dan rasa diterima setelah terlibat dengan kelompok bernama CLAY, singkatan dari Clowns Laughing At You.
Kelompok tersebut merupakan komunitas peretas bawah tanah yang melakukan aksi provokatif di ruang digital hingga menimbulkan konsekuensi nyata di dunia fisik.
Seiring popularitas mereka meningkat, aktivitas kelompok itu mulai menarik perhatian berbagai pihak, mulai dari badan intelijen, sindikat kriminal, hingga kelompok peretas pesaing. Situasi tersebut membuka jalan bagi konflik yang menjadi inti cerita film bergenre cyber thriller ini.
Menambah Kiprah Agnez Mo di Hollywood
Keterlibatan dalam CLAY menjadi langkah baru dalam perjalanan karier Agnez Mo di industri hiburan internasional. Sebelumnya, ia telah terlibat dalam serial Reacher musim keempat serta menjadi salah satu pengisi suara dalam film animasi Groove Tails.
Dalam proyek animasi tersebut, Agnez bergabung dengan sejumlah nama, termasuk Ansel Elgort, Halle Bailey, Alan Ritchson, dan Ludacris.
Kabar mengenai keterlibatannya dalam CLAY juga disambut antusias oleh Agnez melalui media sosial. Ia mengungkapkan bahwa jika kabar tersebut datang setahun sebelumnya, dirinya mungkin akan berasumsi sebagai sesuatu yang tidak nyata.
Film ini sekaligus membuka kesempatan bagi Agnez untuk memperluas kiprahnya di layar lebar Hollywood, kali ini melalui produksi yang mempertemukannya dengan Nicolas Cage dan jajaran aktor internasional lainnya.
