Real Betis Ajukan Banding atas Hukuman 4 Laga Facundo Bernal Usai Insiden dengan Lamine Yamal
Facundo Bernal vs Barcelona.(poto/net)
Jakarta, Satuju.com – Real Betis berencana mengajukan banding kepada Komite Banding Federasi Sepak Bola Spanyol atas hukuman larangan bermain selama empat pertandingan yang diajukan kepada gelandangnya, Facundo Bernal. Hukuman tersebut diberikan setelah kartu merah langsung yang diterima pemain asal Uruguay itu saat menghadapi Barcelona setelah terlibat dengan Lamine Yamal.
Dilaporkan dari jaringan radio Spanyol COPE, Real Betis menyatakan akan menempuh jalur banding setelah menerima keputusan Komite Disiplin Federasi Sepak Bola Spanyol. Hukuman terhadap Bernal dijatuhkan berdasarkan laporan wasit yang memimpin pertandingan.
Dalam laporannya, wasit menyebut Bernal melakukan tindakan fisik terhadap pemain lawan ketika bola sedang tidak dalam permainan.
"Pemain memegang leher lawan, dan melancarkan dua pukulan kepala beruntun ke wajahnya, sementara bola berada di luar permainan. Pemain lawan tidak memerlukan bantuan medis, dan mampu melanjutkan pertandingan," demikian isi laporan wasit sebagaimana dikutip dalam pemberitaan tersebut.
Sebelumnya, Real Betis telah menyampaikan nota pembelaan untuk membantah laporan tersebut. Klub asal Andalusia itu menilai laporan wasit mengandung kekeliruan karena dianggap tidak menggambarkan secara utuh keseluruhan cuplikan yang terjadi sebelum insiden antara Bernal dan Yamal.
Betis juga mempersoalkan perbedaan hukuman yang diberikan kepada kedua pemain. Menurut klub, pemain lawan hanya menerima kartu kuning sehingga dinilai perlu ada peninjauan lebih menyeluruh terhadap rangkaian kejadian sebelum keputusan disipliner ditetapkan.
Namun, Komite Disiplin Federasi Sepak Bola Spanyol tidak menerima pembelaan tersebut setelah meninjau rekaman gambar kejadian.
Komite kemudian mengategorikan tindakan Bernal sebagai pelanggaran yang layak diberi sanksi berdasarkan Pasal 103 peraturan disiplin. Keputusan itu menetapkan larangan bermain selama empat pertandingan bagi gelandang Uruguay tersebut.
Bernal Terancam Absen dalam Empat Pertandingan
Akibat hukuman tersebut, Bernal terancam melewatkan sejumlah pertandingan penting Real Betis. Ia dijadwalkan absen saat tim menghadapi Celta Vigo, Malaga, dan Elche, serta pertandingan derby melawan Sevilla.
Namun, peluang Bernal untuk kembali bermain lebih cepat masih terbuka jika pertandingan yang membuat Real Betis dikabulkan dan hukumannya dikurangi.
Bagi Betis, keputusan mengajukan banding adalah upaya untuk mempertahankan pemainnya di tengah jadwal kompetisi yang menuntut konsistensi. Terlebih lagi, laga derby melawan Sevilla merupakan pertandingan penting yang dapat mempengaruhi persaingan dan kebanggaan kedua klub di Andalusia.
Direktur Olahraga Dihukum, Pellegrini Dapat Diberi Peringatan
Hukuman luar terhadap Bernal, pertandingan melawan Barcelona juga berakhir pada sanksi bagi sejumlah anggota staf Real Betis.
Direktur olahraga klub, Manu Fajardo, dijatuhi hukuman larangan mendampingi tim selama dua pertandingan akibat perilakunya yang dinilai melanggar aturan olahraga. Ia melaporkan tendangan bola ke arah wasit keempat ketika proses peninjauan menggunakan teknologi video berlangsung.
Sementara itu, pelatih Real Betis, Manuel Pellegrini, menerima peringatan setelah melayangkan protes kepada tim wasit. Informasi mengenai sanksi tersebut dilaporkan oleh surat kabar asal Catalan, Mundo Deportivo.
Berbeda dengan kasus Bernal, Real Betis tidak berencana mengajukan banding atas hukuman terhadap Fajardo maupun peringatan yang diterima Pellegrini.
Dengan demikian, fokus banding klub kini disiarkan pada hukuman empat pertandingan terhadap Bernal. Keputusan Komite Banding nantinya akan menentukan apakah gelandang Uruguay tersebut tetap harus menjalani seluruh sanksi atau memperoleh keringanan sehingga dapat kembali memperkuat Real Betis lebih cepat.
