Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026, Ungkap Kunci Taklukkan Unggulan Pertama Taiwan

Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026

Jakarta, Satuju.com – Ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, sukses mengukir prestasi dengan menjuarai Hylo Open 2026. Pasangan Merah Putih itu gelar juara setelah mengalahkan unggulan pertama asal Taiwan, Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun, dalam pertandingan final di Saarlandhalle, Saarbrucken, Jerman, Senin (2/11/2026) dini hari WIB.

Tiwi/Fadia mengakhiri perlawanan pasangan Taiwan tersebut melalui kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-19. Pertandingan berlangsung ketat, namun keduanya mampu menjaga konsistensi hingga memastikan kemenangan.

Gelar Hylo Open 2026 menjadi pencapaian istimewa bagi Tiwi/Fadia karena merupakan gelar pertama mereka di level BWF World Tour Super 500. Sebelumnya, prestasi terbaik pasangan ini adalah menjuarai Thailand Masters 2026 yang berstatus Super 300.

Usai pertandingan, Tiwi mengungkapkan bahwa ketenangan dan fokus menjadi faktor penting keberhasilan mereka di partai puncak. Ia menyebut pelatih Karel Mainaky terus mengingatkan keduanya agar tidak terburu-buru dalam menghadapi tekanan pertandingan.

“Perasaannya sangat senang dan bersyukur bisa mengupgrade gelar sama Fadia. Permainan tadi cukup ketat, dari awal sampai game poin, tetapi kami berusaha untuk tetap tenang, fokus, dan tidak terburu-buru,” kata Tiwi dalam keterangan pers PBSI yang diterima Okezone, Senin (2/11/2026).

Tiwi menambahkan, Arah pelatih juga mendorong mereka untuk bermain lebih berani, saling melindungi area permainan, serta setiap memaksimalkan peluang karena pertandingan tersebut merupakan laga terakhir di turnamen.

"Coach Karel banyak mengingatkan untuk lebih berani, saling menutup satu sama lain, nekat, dan memaksa karena ini pertandingan terakhir. Gelar ini sangat berarti bagi saya untuk modal kami melaju lebih jauh lagi," ujarnya.

Ia juga mempersembahkan gelar tersebut kepada jajaran pelatih, tim ganda putri Indonesia, keluarga, serta seluruh masyarakat Indonesia yang selama ini memberikan dukungan.

Sementara itu, Fadia menegaskan bahwa keberhasilan di Jerman menjadi motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi bersama Tiwi. Ia optimistis pencapaian tersebut dapat menjadi pijakan untuk bersaing di level yang lebih besar.

"Targetkan ke depannya, pastinya ingin mencapai level yang lebih tinggi lagi. Ini kesempatan kami karena tidak banyak pemain top yang ikut dan Alhamdulillah kami bisa memaksimalkan kesempatan yang ada dan meraih gelar juara," ungkap Fadia.

Di sisi lain, Indonesia juga mengirimkan wakil di sektor tunggal putra melalui Jonatan Christie. Namun, langkah Jonatan terhenti di partai final setelah dikalahkan pebulu tangkis India, Lakshya Sen.

Jonatan yang saat ini menduduki peringkat keenam dunia harus mengakui keunggulan lawannya dalam pertandingan dua gim langsung dengan skor 17-21 dan 10-21.

Dengan demikian, gelar juara Hylo Open 2026 dari sektor ganda putri menjadi pencapaian yang memuaskan bagi Indonesia melalui pasangan Tiwi/Fadia.