BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Enam Kabupaten Riau, Waspada Hujan Lebat dan Petir

Ilustrasi cuaca hujan.(poto/net)

Pekanbaru, Satuju.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk enam kabupaten di Provinsi Riau pada Rabu (4/11/2026). Sejumlah wilayah berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Peramal On Duty BMKG, Putri Santy S, mengatakan hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Riau pada siang hingga sore hari. Potensi hujan bahkan diperkirakan berlangsung hingga malam dan dini hari.

Enam daerah yang masuk dalam peringatan dini tersebut yakni Kabupaten Bengkalis, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Kepulauan Meranti.

“Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Kepulauan Meranti pada siang atau sore dan malam atau dini hari,” imbau Putri.

Berdasarkan prakiraan BMKG, potensi hujan sebenarnya sudah mulai muncul sejak pagi hari. Hujan ringan diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Bengkalis, Pelalawan, dan Kuantan Singingi.

Memasuki malam hari, hujan ringan hingga berpotensi mengguyur Siak, Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Kota Dumai, dan Pekanbaru.

Sementara pada dini hari, potensi hujan diperkirakan masih terjadi di Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai.

Untuk kondisi atmosfer secara umum, suhu udara di Riau diprakirakan berkisar antara 24 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara 50–99 persen. Angin bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.

"Sementara gelombang tinggi di perairan Riau berada pada kisaran 0,5–1,25 meter atau kategori rendah," imbuhnya.

Selain perkembangan cuaca, BMKG juga mencatat munculnya titik panas atau hotspot di sejumlah wilayah Riau. Berdasarkan pantauan hingga pukul 23.59 WIB, terdapat tujuh titik panas yang tersebar di empat kabupaten.

Indragiri Hilir menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni tiga titik. Berikutnya Pelalawan dengan dua titik, sedangkan Bengkalis dan Indragiri Hulu masing-masing mencatat satu titik panas.

Secara keseluruhan, jumlah hotspot di wilayah Sumatera mencapai 898 titik. Jambi menjadi provinsi dengan sebaran terbanyak, yakni 344 titik, disusul Sumatera Selatan sebanyak 333 titik.

Selanjutnya, Bangka Belitung mencatat 178 titik, Lampung 23 titik, Bengkulu tujuh titik, Kepulauan Riau tiga titik, Aceh dua titik, serta Sumatera Barat satu titik.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di enam kabupaten dalam wilayah, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca. Aktivitas luar ruangan perlu disesuaikan dengan kondisi hujan, terutama karena potensi petir dan angin kencang dapat terjadi mulai siang hingga malam hari.

Masyarakat juga diminta mengantisipasi kemungkinan hujan yang berlanjut hingga dini hari serta mengikuti perkembangan informasi cuaca resmi dari BMKG.