Mengenal Senat AS, Lembaga Penting yang Diperebutkan Trump dan Demokrat
Senat AS.(poto/net)
Jakarta, Satuju.com – Senat menjadi salah satu lembaga penting dalam sistem politik Amerika Serikat (AS) yang diperebutkan Partai Republik pendukung Presiden Donald Trump dan kelompok oposisi dari Partai Demokrat. Lembaga penguasaan ini memiliki pengaruh besar terhadap kebijakan pemerintahan AS.
Senat merupakan majelis tinggi dalam Kongres AS yang terdiri atas 100 anggota. Setiap negara bagian memiliki doa senator tanpa memandang luas wilayah maupun jumlah penduduknya. Masing-masing senator menjabat selama enam tahun.
Ketentuan tersebut tercantum dalam Konstitusi AS Pasal 1 Ayat 3, yang menyebutkan bahwa setiap negara bagian diwakili oleh dua senator dan setiap senator memiliki satu suara.
Sistem masa jabatan Senat bagian menjadi tiga kelompok. Dengan demikian, sekitar sudut dari total kursi Senat diperebutkan dalam pemilihan setiap dua tahun. Pengaturan ini dirancang untuk menjaga stabilitas dan kesinambungan dalam lembaga legislatif AS.
Sebelum Amandemen ke-17 Konstitusi AS disahkan pada tahun 1913, senator dipilih oleh badan legislatif negara bagian. Setelah perubahan tersebut, pemilihan senator dilakukan secara langsung oleh rakyat.
Kewenangan Senat Amerika Serikat
Senat memiliki kewenangan legislatif bersama Dewan Perwakilan Rakyat untuk membahas dan mengesahkan undang-undang. Namun, lembaga ini juga memiliki sejumlah kewenangan khusus yang membuat posisinya sangat strategis.
Salah satunya adalah memberikan persetujuan atau menolak calon pejabat eksekutif dan yudisial yang ditunjuk sebagai presiden. Kewenangan ini mencakup sejumlah posisi penting dalam pemerintahan dan lembaga peradilan federal.
Senat juga berwenang menyetujui atau menolak perjanjian internasional yang dinegosiasikan oleh pemerintah AS.
Selain itu, Senat memiliki kewenangan tunggal untuk mengadili proses pemakzulan pejabat federal setelah proses tersebut disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat.
Besarnya kewenangan tersebut menjadikan penguasaan kursi Senat sebagai faktor penting bagi pemerintahan Trump maupun Partai Demokrat. Komposisi politik di lembaga ini dapat mempengaruhi lancarnya agenda pemerintahan, penempatan pejabat, hingga pengawasan terhadap presiden.
Demokrat Raih Kemenangan dalam Pemilu Paruh Waktu 2026
Dalam pemilu paruh waktu AS yang berlangsung Selasa (3/11/2026) waktu setempat, Partai Demokrat meraih kemenangan besar dan berhasil merebut kendali Kongres, termasuk Senat, berdasarkan proyeksi hasil pemilu yang diberitakan sejumlah media AS.
Salah satu kemenangan yang menjadi perhatian adalah keberhasilan kandidat Demokrat, Abdul El-Sayed, dalam pemilihan senator di negara bagian Michigan. El-Sayed mengalahkan kandidat Partai Republik Mike Rogers.
Kemenangan tersebut menjadi pukulan bagi Partai Republik yang sebelumnya menguasai Senat. Hasil pemilu ini juga diperkirakan akan membatasi ruang gerak pemerintahan Trump dalam menjalankan agenda legislatifnya.
Syarat Menjadi Senator Amerika Serikat
Untuk menjadi anggota Senat AS, seseorang harus tiga persyaratan utama yang ditetapkan dalam Konstitusi Amerika Serikat.
Berikut persyaratannya:
1. Berusia minimal 30 tahun. Calon senator harus sudah mencapai usia sekurang-kurangnya 30 tahun.
2. Menjadi warga negara AS minimal sembilan tahun. Seseorang harus memiliki status kewarganegaraan Amerika Serikat selama paling sedikit sembilan tahun.
3. Berdomisili di negara bagian yang presentasi. Calon senator harus merupakan penduduk negara bagian yang akan dihadirinya ketika terpilih.
Persyaratan ketiga tersebut menjadi ketentuan konstitusional bagi siapa pun yang ingin menduduki kursi Senat AS.
Dengan kewenangan yang dimiliki, Senat tidak hanya berperan dalam pembentukan undang-undang, tetapi juga menjadi salah satu lembaga yang dapat menentukan arah kebijakan nasional Amerika Serikat serta membatasi atau mendukung agenda pemerintahan presiden.
