Como Hancurkan Lens 9-1, Fabregas Cetak Sejarah di Liga Champions
Como vs Lens.(pot/net)
Pekanbaru, Satuju.com – Como tampil menggila saat menghadapi Lens dalam pertandingan Liga Champions. Klub asal Italia yang ditangani Cesc Fabregas tersebut mencatatkan kemenangan fantastis dengan skor 9-1 saat bertandang ke Stadion Bollaert-Delelis.
Hasil tersebut menjadi catatan bersejarah bagi sepak bola Italia di kompetisi antarklub Eropa. Como tampil dominan sejak awal pertandingan hingga peluit akhir, sekaligus menampilkan kualitas permainan yang mengesankan di hadapan publik tuan rumah.
Tasos Douvikas menjadi bintang utama dengan mencetak tiga gol atau hat-trick. Nico Paz juga tampil gemilang dengan torehan satu gol dan dua assist, sehingga mendapat predikat pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.
Como langsung menunjukkan ketajamannya sejak menit awal. Douvikas membuka keunggulan pada menit ketujuh setelah memanfaatkan hasil situasi sepak pojok. Penyerang tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-32.
Nico Paz kemudian memperbesar keunggulan Como menjadi 3-0 pada menit ke-40 melalui penyelesaian akurat setelah menerima umpan dari Douvikas. Gol tersebut juga dipersembahkan sebagai penghormatan kepada Jesus de Miguel, pesepak bola Andorra yang meninggal dunia akibat henti jantung saat pertandingan.
Memasuki babak kedua, dominasi Como semakin sulit dibendung. Da Cunha mencetak gol keempat hanya satu menit setelah babak kedua dimulai, tepatnya pada menit ke-47.
Lima menit berselang, tepatnya menit ke-53, bek Kempf menambah keunggulan melalui sundulan setelah menerima umpan silang dari Milla.
Pemain pengganti Liberali turut memberikan kontribusi besar. Ia mencetak gol keenam pada menit ke-62 setelah memanfaatkan umpan panjang Jacobo Ramon dalam sebuah serangan balik cepat.
Lens sempat memperkecil ketertinggalan melalui Aguilar pada menit ke-65. Namun, gol tersebut tidak mengubah putaran pertandingan karena Como kembali menambah keunggulan melalui Baturina pada menit ke-69.
Pesta gol Como ditutup dengan dua gol tambahan. Douvikas melengkapi hat-trick pada menit ke-58, sedangkan Papaaccioli mencetak gol kesembilan pada menit ke-91 setelah menerima umpan terobosan Liberali. Gol tersebut sempat dianulir karena dugaan offside, namun akhirnya disetujui setelah pemeriksaan VAR.
Selain hat-trick, Douvikas juga mencatatkan pencapaian istimewa. Ia menyamai rekor Alessandro Del Piero dengan mencetak setidaknya satu gol di masing-masing empat pertandingan pertama Como pada debutnya di Liga Champions.
Kemenangan besar ini semakin memperkuat posisi Como dalam persaingan menuju babak 16 besar. Tim asuhan Fabregas tersebut kini memiliki peluang untuk mengamankan tiket lolos langsung, sekaligus menjaga momentum positif menjelang pertandingan penting pertandingan Inter Milan di kompetisi Serie A.
Keberhasilan Como mempermalukan Lens dengan skor 9-1 menjadi bukti pesatnya perkembangan tim tersebut di panggung Eropa. Fabregas pun kembali mendapat sorotan berkat keberhasilannya membangun permainan menyerang yang efektif, kolektif, dan produktif.
