Yuly Twins Bangun Ekosistem Musik Inklusif, Beri Ruang Anak Berkebutuhan Khusus Berkarya

Yuly Twins.(poto/ist)

Bandung, Satuju.com - Musik tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat membuka kesempatan bagi anak-anak untuk mengenali potensi, membangun kepercayaan diri, dan menunjukkan kemampuan mereka. Prinsip inilah yang terus diperjuangkan Yuly Twins melalui berbagai inisiatif kreatif dan sosial yang dikembangkannya di industri musik.

Sebagai produser, promotor, penyanyi, penulis lagu, sekaligus salah satu pendiri TEMANHEBAT RECORDS, Yuly ingin menghadirkan ruang kreatif yang memberikan kesempatan setara bagi setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, untuk belajar dan menghasilkan karya.

Gagasan tersebut berangkat dari pengalaman pribadinya mendampingi Kenneth Trevi, anak yang merupakan remaja dengan disleksia. Pengalaman itu mengubah cara pandangnya terhadap perkembangan anak sekaligus mendorongnya membangun lingkungan yang mendukung setiap anak untuk tumbuh sesuai kemampuan masing-masing.

Bersama TEMANHEBAT RECORDS dan Senada Music Group, Yuly mengembangkan ekosistem musik yang menempatkan keberanian mencoba sebagai bagian penting dalam proses berkarya. Baginya, anak tidak harus menunggu menjadi hebat atau sempurna untuk mendapatkan kesempatan menunjukkan kemampuannya.

“Anak berkebutuhan khusus juga memiliki potensi dan layak mendapatkan kesempatan untuk berkarya,” ungkap Yuly kepada awak media, Jumat (6/11/2026).

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui AntiBully Fest. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga menggabungkan kampanye antiperundungan dengan aktivitas yang mempertemukan anak-anak tipikal dan anak berkebutuhan khusus.

Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diberi kesempatan berinteraksi, saling membantu, membangun pertemanan, hingga tampil membawakan karya orisinal di hadapan teman-temannya.

Yuly meyakini panggung dapat menjadi ruang pembelajaran untuk membangun keberanian, kepercayaan diri, serta sikap saling menghargai perbedaan.

Menurutnya, inklusivitas tidak cukup diwujudkan dengan menyediakan panggung khusus bagi anak berkebutuhan khusus. Mereka juga perlu memperoleh kesempatan tampil di ruang yang sama dan mendapatkan apresiasi berdasarkan karya serta kemampuan yang dimiliki.

Perjalanan Kenneth Menginspirasi Karya Musik

Dalam mendampingi perjalanan musikal Kenneth, Yuly berupaya menjaga keseimbangan antara perannya sebagai ibu dan produser. Ia ingin memastikan putranya memiliki ruang aman untuk berekspresi tanpa harus mengikuti ambisi atau keinginan orang tua.

Sebagai produser, Yuly tetap berusaha mengenali kemampuan Kenneth secara objektif dan memberikan arahan untuk mengembangkan potensinya. Namun, proses tersebut tidak boleh menghilangkan karakter serta identitas personal sang anak.

Baginya, musik harus menjadi ruang bagi Kenneth untuk mengenali diri, membangun kepercayaan diri, mencoba hal baru, dan belajar dari setiap pengalaman, termasuk ketika melakukan kesalahan.

Pada 2026, Yuly kembali menulis album penuh kedua untuk Kenneth. Album tersebut memiliki pendekatan yang lebih personal dan reflektif dibandingkan album pertama yang banyak mengangkat perjuangan menghadapi tantangan serta menjaga kekuatan diri.

Enam lagu dalam album kedua itu pada awalnya ditulis secara terpisah. Namun, setelah melalui proses kreatif, Yuly menemukan benang merah yang menghubungkan keseluruhan lagu, yakni perjalanan mengenali diri, menerima keadaan, dan memahami bahwa setiap orang memiliki keutuhan tanpa harus menjadi seperti orang lain.

Luncurkan Buku Tutur Rasa 3 dan Single Terbaru

Selain mengembangkan musik, Yuly juga memperluas ekspresi kreatif melalui dunia literasi. Pada 31 Oktober 2026, ia meluncurkan buku Tutur Rasa 3 sebagai salah satu penulis sekaligus memperkenalkan single terbaru berjudul "Tak Bisa Melepasmu".

Lagu tersebut ditulis bersama Rulli Aryanto dan menjadi original soundtrack buku Tutur Rasa 3. Sebelumnya, official lyric video lagu tersebut telah dirilis pada 30 Oktober 2026 melalui kanal YouTube Senada Studios.

Kedua karya itu berangkat dari pengalaman personal Yuly dalam mendampingi perjalanan hidup putranya. Buku menjadi ruang untuk menceritakan pengalaman dan perasaan, sementara musik menjadi medium untuk menyuarakan emosi yang terkandung di dalamnya.

Melalui lagu-lagu tersebut, Yuly mengangkat refleksi tentang kasih sayang seorang ibu yang ingin selalu menjaga anaknya, namun pada saat yang sama harus belajar memberikan ruang agar anak dapat tumbuh dan menemukan kehidupannya sendiri.

Dalam proses penciptaan lagu, Yuly mengaku sering memulai dari pengalaman, cerita, maupun perasaan yang kuat. Ia menyukai pendekatan bercerita, yakni menghadirkan lirik dengan alur cerita yang mampu membawa pendengar memahami perjalanan emosi di dalamnya.

Membangun Ruang Kreatif untuk Masa Depan Anak

Yuly mengakui membangun ekosistem musik inklusif bukanlah pekerjaan mudah. Keterbatasan waktu, tenaga, dan sumber daya menjadi tantangan yang harus dihadapi, terutama ketika ia perlu menyeimbangkan tanggung jawab profesional dengan persetujuan sebagai ibu.

Namun, keinginannya menghadirkan ruang yang aman dan mendukung bagi Kenneth tetap menjadi motivasi utama untuk melanjutkan berbagai inisiatif tersebut.

Awalnya, ia hanya ingin membangun lingkungan kecil agar dapat tumbuh, belajar, dan berkarya. Seiring berjalannya waktu, ia menyadari bahwa banyak anak lain yang memiliki kebutuhan serupa dan membutuhkan kesempatan yang sama.

Oleh karena itu, Yuly berharap TEMANHEBAT RECORDS, Senada Music Group, serta berbagai kegiatan kreatif yang dikembangkan dapat terus memberikan manfaat lebih luas bagi anak-anak.

Ia juga ingin meninggalkan nilai bahwa setiap anak memiliki potensi, setiap orang mempunyai proses pertumbuhan masing-masing, dan semua berhak memperoleh kesempatan untuk mencoba serta menghasilkan karya.

Melalui perjalanan tersebut, Yuly Twins ingin menunjukkan bahwa keberhasilan di industri musik tidak semata-mata diukur dari popularitas maupun pencapaian komersial, tetapi juga dari kesempatan yang berhasil diciptakan, potensi yang dikembangkan, serta kehidupan yang dapat berubah melalui musik.


BERITA TERKAIT